Tes PCR Tidak Lagi Jadi Syarat Naik Pesawat di Jawa-Bali, Cukup Tes Antigen!

Nusantaratv.com - 01/11/2021 13:29

Muhadjir Effendy/ist
Muhadjir Effendy/ist

Penulis: Ramses Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Pemerintah kembali mengubah syarat perjalanan udara atau syarat naik pesawat di wilayah Jawa dan Bali. Kini, tes PCR tidak lagi jadi syarat naik pesawat. Cukup menggunakan hasil tes antigen. 

"Untuk perjalanan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR tetapi cukup menggunakan tes antigen. Sama dengan yang sudah diberlakukan untuk wilayah luar Jawa non Bali," kata Menko PMK Muhadjir Effendy, Senin (1/11/2021).

Seperti diberitakan, sebelumnya sempat mewajibkan tes PCR bagi pelaku perjalanan yang menggunakan pesawat terbang meski sudah vaksinasi covid-19 dosis lengkap. Kebijakan yang diberlakukan mulai 24 Oktober 2021 lalu itu sontak menuai pro kontra di masyarakat. Hingga akhirnya pemerintah memutuskan mengubah syarat naik pesawat di Jawa-Bali cukup hanya menggunakan tes antigen. 

Pada kesempatan tersebut, Menko PMK Muhadjir Effendy juga  menyampaikan soal kenaikan kasus covid-19 di 131 kabupaten dan kota. Untuk itu, pemerintah akan menyiapkan aturan baru demi mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus covid-19 pada periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Baca juga: Kabar Gembira! Lion Air Tawarkan Harga Tes PCR Rp195.000 

"Periode nataru akan diantisipasi oleh seluruh kementerian dan lembaga terkait dengan mengupdate aturan-aturan yang diperlukan untuk mencegah penularan covid-19 dan penyebarannya. Di mana aturan tersebut adalah mengenai pergerakan orang, lokasi wisata, pertokoan, tempat peribadatan dan lain-lainnya," ucap Muhadjir mengutip detikcom.

Muhadjir menambahkan, pemerintah juga melakukan sejumlah persiapan terkait Bali yang akan menjadi lokasi banyak event internasional.

"Bali menjadi perhatian khusus karena pada bulan Maret Mei dan sepanjang tahun 2022 ada acara-acara besar yang berskala internasional yang mengundang banyak pimpinan negara sahabat," tukasnya.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in