Pria di Tegal Tega Aniaya Ibunya yang Sedang Tidur Pakai Pacul Hingga Tewas

Nusantaratv.com - 14/11/2021 14:44

Ilustrasi penganiayaan/ist
Ilustrasi penganiayaan/ist

Penulis: Ramses Manurung

Tegal, Nusantaratv.com-Entah setan apa yang menguasai Noyo alias Sifa (30). Pria warga RT 02 RW 03 Desa Kemantran, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah  tega menganiaya ibunya Tasriah (73) yang sedang tidur pakai pacul hingga tewas. Tak hanya itu, pelaku juga menyerang kakaknya Aji Santoso (33) hingga terluka parah di bagian kepala.

Akibat serangan yang dilakukan adiknya, Aji Santoso harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal. 

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (13/11/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

Menurut penuturan Taslim kakak ipar pelaku, kejadian itu berawal saat Noyo menghampiri ibunya yang sedang tidur di kamar.  

Tanpa banyak bicara pelaku langsung menyerang ibunya menggunakan pacul besi berukuran kecil. 

Usai menganiaya ibunya, pelaku kemudian keluar rumah menghampiri kakaknya Aji Santoso yang sedang tiduran di pos kamling, di belakang rumah mereka. 

Noyo yang tengah kesetanan langsung menghajar kakaknya pakai alat yang sama yang dipakai untuk menganiaya sang ibu.

"Pada saat kejadian, saya hendak salat di musala lalu mendengar suara gaduh dari arah rumah korban dan pelaku," tutur Taslim.

Baca juga: Rumah Polwan di Medan Diserang Puluhan Preman Bersenjatakan Samurai dan Celurit 

"Karena penasaran, saya datangi dan disitu sudah terjadi penganiayaan," imbuhnya. 

Taslim mengungkapkan setelah menganiaya ibunya dan kakaknya pelaku sempat mondar-mandir di sekitar rumah seperti orang linglung. 

Diduga kuat, pelaku tega menganiaya ibu dan kakaknya karena gangguan depresi yang dialaminya kambuh. 

Pelaku diketahui mengidap depresi sejak masih duduk di bangku SMK.

Hingga sekarang masih menjalani pengobatan di rumah sakit.

"Setelah kejadian, saya langsung memegang (mengamankan) pelaku. Kalau kakaknya, dianiaya di Pos Kamling, posisi sedang tiduran," ujar Taslim mengutip tribunnewscom, Minggu (14/11/2021).

Taslim mengungkapkan Noyo memang sudah puluhan tahun mengidap depresi tapi sudah lama tidak kambuh, terakhir kambuh sekitar lima tahun lalu.

Pelaku dan barang bukti pacul besi langsung diamankan warga dan dibawa ke Polsek Kramat, beberapa saat setelah kejadian.


 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in