Pemerintah Pastikan Tidak Ada Penyekatan Saat PPKM Level 3 Libur Nataru

Nusantaratv.com - 18/11/2021 16:18

Muhadjir Effendy/ist
Muhadjir Effendy/ist

Penulis: Ramses Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Guna mencegah lonjakan kasus covid-19, pemerintah akan memberlakukan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada masa libur panjang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Selama penerapan kebijakan tersebut mobilitas warga diperketat. Namun pemerintah memastikan tidak ada penyekatan selama pemberlakuan kebijakan tersebut. 

Demikian dikatakan Menko PMK, Muhadjir Effendy

"Mobilitas tentu saja akan diperketat, terutama dalam kaitannya dengan protokol kesehatan termasuk swab antigen mungkin juga ada yang perlu masih PCR, kemudian vaksin terutama mereka yang akan bepergian. Tapi intinya sesuai arahan bapak presiden tidak ada penyekatan," kata Muhadjir, Kamis (18/11/2021).

Masyarakat diimbau untuk tidak bepergian selama libur Natal dan tahun baru. Muhadjir meminta masyarakat untuk mengatur ulang kegiatan namun kegembiraan tetap terjaga.

"Tetapi kita imbau kita serukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak bepergian kecuali untuk tujuan-tujuan primer. Lebih baik mulai sekarang mendesain, merencanakan kegiatan menyongsong libur Nataru yang bersifat keluarga saja tapi nyamannya, gembiranya tetap terjaga," ujar Muhadjir.

Baca juga: Cegah Lonjakan Covid-19, Pemerintah akan Terapkan PPKM Level 3 di Seluruh Indonesia pada Nataru

Muhadjir mengatakan pemerintah ingin pembatasan tersebut mengganggu kekhidmatan masyarakat dalam melaksanakan ibadah. Untuk itu, Muhadjir juga akan berkoordinasi dengan para tokoh agama mengenai pembatasan selama libur Natal dan tahun baru. 

"Begitu juga kaitannya dengan mereka yang akan merayakan dan melaksanakan ibadah Natal, itu juga akan begitu. Kami akan berkonsultasi dengan tokoh-tokoh agama baik itu dari Katolik, saya sudah berkontak dengan Bapak Kardinal. Kemudian juga tokoh-tokoh dari Protestan untuk nanti kita ingin dapat masukan, gimana. Jangan sampai pembatasan dalam rangka libur Nataru ini mengurangi kekhusyukan dan makna ibadah Natal itu sendiri," imbuh Muhadjir, mengutip detikcom.

Adapun mengenai syarat perjalanan Muhadjir mengatakan hal itu akan diatur lebih lanjut oleh Menhub dan Kapolri. Namun dia memastikan tak ada perubahan yang berarti prinsipil.

"Syarat perjalanan nanti akan diatur lebih lanjut oleh Pak Menhub. Pak Menteri Perhubungan dan Kapolri. Jadi sekarang sedang berkoordinasi intensif. Tapi insyaallah nggak ada hal-hal yang prinsip, nggak ada perubahan-perubahan yang prinsip," tukas Muhadjir.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in