Ngaku Dapat Bisikan Gaib untuk Membawa Almarhumah ke Dokter, Pria Ponorogo Gali Makam Istri

Nusantaratv.com - 26/11/2021 20:45

Pria Ponorogo gali makam istri karena bisikan gaib/ist
Pria Ponorogo gali makam istri karena bisikan gaib/ist

Penulis: Ramses Manurung

Ponorogo, Nusantaratv.com-Seorang warga Ponorogo bernama Robyek (65), pada Rabu (24/11/2021) menggali makam istrinya yang telah meninggal dunia 25 hari lalu. 

Aksi warga Dusun Kidul, Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ini membongkar makam istrinya, Simpen diketahui dan dihentikan oleh warga sekitar.

Jito (45) menuturkan, Robyek ketahuan akan menggali makam istrinya saat ia dan warga sekitar kebetulan lewat jalan di depan makam pada pukul 11.00 WIB.

Mengetahui hal tersebut dirinya memanggil warga lain serta polisi untuk menggagalkan aksi Robyek.

Robyek sendiri ternyata sudah sempat menggali makam istrinya sedalam 80 centimeter.

"Katanya tidak percaya kalau istrinya sudah meninggal, kalau tidak ketahuan pasti terus menggali," tutur Jito, mengutip tribunneewscom, Jumat (26/11/2021).

Ternyata bukan baru kali ini Robyek ingin menggali makam istrinya.

Baca juga: Kiai di Sampang Ditusuk Anaknya Sendiri di Dalam Masjid 

Sebelumnya ia pernah melakukan hal serupa saat istrinya baru tujuh hari meninggal.

"Dulu waktu tujuh hari istrinya juga menggali, untung ketahuan warga juga," ungkap Jito.

Saat diajak bicara oleh Kepala Desa Jonggol, Supriyadi, Robyek mengaku sering mendapat bisikan gaib untuk membongkar makam istrinya lalu membawanya ke rumah sakit.

"Bisikannya itu suruh mengobatkan istrinya ke dokter, tadi juga bawa tikar dan gerobak untuk bawa sang istri," terang Supriyadi.

Supriyadi tak langsung percaya dengan apa yang disampaikan Robyek, pasalnya yang bersangkutan memang seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) sedari kecil.

"Mungkin sedang kambuh sehingga berhalusinasi seperti itu," ujar Supriyadi.

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, wargapun membawa Robyek ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in