Miris! Hanya Karena Suara Klakson, Pasutri di Medan Dianiaya Hingga Luka Parah

Nusantaratv.com - 14/01/2022 21:40

Ilustrasi penganiayaan/ist
Ilustrasi penganiayaan/ist

Penulis: Ramses Manurung

Medan, Nusantaratv.com-Pasangan suami istri, Darwin Tanadi (42) dan Agustina (35) dianiaya hingga berlumuran darah tetangganya berinisial R.

Peristiwa penganiyaan terjadi di Kompleks Perumahan Ivori, Lingkungan III, Kelurahan Titipapan, Medan Deli, Kota Medan, pada Minggu (9/1). Insiden penganiayaan yang menimpa Darwin dan Agustina viral di media sosial.

Kejadian bermula saat, korban dan istrinya yang mengendarai mobil melintas di jalan tersebut. Di saat yang bersamaan R juga hendak keluar dari rumahnya dengan menumpangi mobil. Karena khawatir bersenggolan, Darwin menekan klakson. 
Merasa tidak senang diklakson, pelaku seketika mendatangi korban dan terjadilah aksi penganiayaan.

Pelaku R telah diamankan polisi.  

Dari video yang beredar diketahui penganiayaan terjadi lantaran persoalan klakson. 

Baca juga: Diduga Depresi, Pria di Bima-NTB Tega Tikam Ibu Kandung

Akibat penganiyaan yang mereka alami, Darwin mengalami luka di bagian kepala akibat dihantam besi oleh R.

Sedangkan Agustina (35) mengalami patah tulang tangan kiri dan luka bagian kepala akibat pukulan dengan benda tumpul.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan peristiwa itu masih ditangani. Hadi menyebut kedua belah pihak telah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

"Satunya bikin laporan di Polsek Medan Labuhan, satunya bikin laporan di Polres Belawan. Keduanya sudah ditangani oleh penyidik di Polres maupun di Polsek," kata Hadi, Rabu (12/1).

Hadi menjelaskan pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

"Kita sementara masih mendalami karena kalau hasil keterangan sementara yang pasutri itu dia membunyikan klakson panjang yang mengagetkan. Itu kan keterangan dari si pasutri. Sementara keterangan dari pihak satu lagi, itu belum kita gali," ucap Hadi.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in