Mendadak Macet di Tengah Rel, Motor Hancur Berantakan Tertabrak Kereta Api di Lumajang

Nusantaratv.com - 11/12/2021 12:21

Ibu dan anaknya beusaha menarik motornya yang mendadak macet di tengah rel/ist
Ibu dan anaknya beusaha menarik motornya yang mendadak macet di tengah rel/ist

Penulis: Ramses Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Sebuah video memperlihatkan satu unit sepeda motor mendadak macet di tengah rel viral di media sosial. Terlihat dalam video seorang ibu mengendarai sepeda motor bersama dua anak kecil hendak menyebrangi rel kereta api. Namun saat berada di tengah rel, sepeda motor tersebut mendadak macet dan tidak bisa bergerak sama sekali. 

Ibu tersebut terus berupaya mendorong motornya melewati rel kereta api. Namun tetap saja motornya tidak bisa bergerak. Tak lama kemudian dari kejauhan datang kereta api. Sadar dirinya dan kedua anaknya dalam bahaya, dengan panik ibu itu dan kedua anaknya turun dari motor. Meski begitu ibu tersebut masih mencoba menarik motornya. Tetapi begitu melihat kereta api semakin dekat, ibu itu pun langsung berlari menjauh meninggalkan motornya. 

Motor tersebut tertabrak dan terseret kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi. Akibatnya motor tersebut hancur berantakan.  Video dengan durasi 25 detik tersebut diunggah di akun Instagram info Jember.

Baca juga: Kacau, Kondektur Kereta Cepat Shinkansen Kerja Sambil Main Game Smartphone Berbasis GPS, Tak Ketahuan Selama 10 Tahun

Tak Ada Korban Jiwa

Plt Manajer Humas KAI Daops 9 Tohari menjelaskan insiden tersebut terjadi pada Kamis (9/12/2021) sekitar pukul 07.00 WIB. Lokasinya berada di  Kilometer 151+700/800 di Kaliboto, Jatiroto, Kabupaten Lumajang. 

“Itu kereta yang lewat kereta Logawa rute Jember – Lempuyangan,” jelasnya, mengutip kompascom, Jumat (10/12/2021).

Tohari memastikan tak ada korban jiwa akibat insiden tersebut. Disebutkan, sepeda motor yang dikendarai perempuan itu tidak kuat untuk melewati rel kereta api. Sepeda motor yang digunakan bukan matic, tapi manual.  

Tohari mengaku belum mengetahui pasti dari mana sumber rekaman CCTV yang beredar tersebut. Begitu juga dengan identitas ibu dan dua anaknya yang mengendarai motor tersebut. 

Ia menambahkan perlintasan tersebut memang tidak ada palang pintu dan masuk perlintasan yang tidak terjaga. Sebab, penyediaan palang pintu masuk ranah pemerintah daerah setempat. Karenanya, Tohari mengimbau warga yang mau melewati perlintasan kereta api untuk berhenti dulu, menengok kanan dan kiri dan mematuhi rambu lalu lintas.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in