Kisah Pilu! Kapolsek di Sulteng Diduga Perkosa Anak Tersangka dengan Iming-iming Bebaskan Ayahnya 

Nusantaratv.com - 18/10/2021 15:37

Ilustrasi gadis korban pemerkosaan/ist
Ilustrasi gadis korban pemerkosaan/ist

Penulis: Ramses Manurung

Palu, Nusantaratv.com-S (20) putri dari seorang tersangka diduga menjadi korban nafsu bejat Kapolsek Parigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) Iptu IDGN. S diperdaya melayani syahwat Iptu IDGN dengan iming-iming ayahnya  yang tengah ditahan di polsek akan dibebaskan.

Namun hingga dua kali ditiduri oleh Iptu IGDN ayahnya tak kunjung dibebaskan. Merasa telah dibohongi S akhirnya membongkar kelakuan busuk pelaku kepada media. 

Kasus ini kini telah ditangani Polda Sulteng. Tim investigasi dari Polda Sulteng menyatakan telah mengantongi bukti chat mesra Iptu IDGN ke S melalui WhatsApp.

S menuturkan petaka yang dialaminya bermula saat dia dan ibunya bertemu dengan Iptu IGDN.  

"Dek, kalau mau uang, nanti tidur dengan saya," ungkap S menirukan perkataan Iptu IGDN. 

"Terus beberapa minggu (kemudian) dia tawarkan lagi, dia rayu dia bilang, nanti dibantu sama Bapak kalau misalnya saya mau temani dia tidur," imbuhnya, Senin (18/10/2021).

Awalnya S tidak termakan bujuk rayu Iptu IGDN. Namun Iptu IGDN terus menerus merayu S dengan dengan janji ayahnya selaku tersangka akan dibebaskan.

Baca juga: Polisi India Tangkap 26 Pelaku Pemerkosaan Massal Terhadap Gadis 15 Tahun

"(Iptu IDGN janji) mengeluarkan Papa, membebaskan Papa. Terus rayuannya begitu terus dia bilang. Selama 2 minggu sampai 3 minggu dia merayu terus," tutur S.

Lantaran prihatin dengan kondisi ayahnya yang meringkuk di rutan polsek, S akhirnya luluh oleh bujuk rayu Iptu IGDN. Ia rela memenuhi keinginan Iptu IGDN demi kebebasan ayahnya. 

S dan Iptu IGDN kemudian bertemu di salah satu hotel dan peristiwa memilukan itu pun terjadi. 

"Terus akhirnya saya mau, dan dia kasih saya uang, dan dia bilang ini untuk Mama kamu, bukan untuk membayar kamu, ini untuk membantu Mama karena dia kasihan Mama," ujar S mengutip detik.

Tetapi janji yang diucapkan Iptu IGDN ternyata hanya janji belaka. Iptu IDGN di kemudian hari malah kembali mengajak S untuk tidur.

"Dia ajak lagi kedua kalinya, dan ada chat-nya. Harapan saya memang dia bisa mengeluarkan papaku," ujar S.

Sementara itu, Polda Sulteng mengatakan pihaknya masih terus bekerja untuk menemukan bukti lain dalam kasus ini. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in