Kisah Menyentuh! Jaksa Bebaskan Ayah di Garut yang Curi HP untuk Anak Belajar Online

Nusantaratv.com - 10/11/2021 15:13

Ilustrasi pencuri HP/ist
Ilustrasi pencuri HP/ist

Penulis: Ramses Manurung

Garut, Nusantaratv.com-Kejaksaan Negeri Garut, Jawa Barat mengambil langkah keadilan restoratif (restorative justice) dalam penyelesaian kasus pencurian hand phone (HP) yang dilakukan seorang ayah asal Garut, Comara (41).

Jaksa membebaskan Comara yang terbukti bersalah mencuri HP atau telepon genggam di kantor desa. Tindakan melanggar hukum itu dilakukan Comara agar anaknya bisa mengikuti belajar online dari sekolahnya. 

Kajari Garut Neva Sari Susanti menuturkan peristiwa pencurian terjadi bulan September 2021 lalu. Saat itu, Comara datang ke kantor Desa Sakawayana, Malangbong untuk meminta beras.

"Yang bersangkutan ini warga tidak mampu, beliau datang ke kantor desa untuk meminta beras," kata Neva, Rabu (10/11/2021).

Setelah meminta beras, sambung Neva, Comara kemudian mengambil telepon genggam yang ada di sana dan membawanya pulang.

"Tersangka ini mencuri, pengakuannya karena anaknya butuh untuk sekolah," katanya mengutip detikcom.

Baca juga: Emak-emak Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Bantul, Nekat Tabrak Polisi yang Akan Menangkapnya

Korban kemudian melaporkan aksi pencurian itu ke polisi. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa pencurinya adalah Comara.

Selanjutnya, Comara ditahan oleh pihak kepolisian. Berkas perkaranya kemudian dilimpahkan ke kejaksaan. 

Mengetahui motif pelaku nekat mencuri hp tersebut untuk kebutuhan anaknya agar bisa belajar online, pihak Kejaksaan Negeri Garut kemudian mengupayakan restorative justice dalam perkara ini.

"Alhamdulillah perkaranya selesai. Restorative justice," tukas Neva.

Untuk diketahui, keadilan restoratif atau restorative justice merupakan alternatif dalam sistem peradilan pidana dengan mengedepankan pendekatan integral antara pelaku dengan korban dan masyarakat sebagai satu kesatuan untuk mencari solusi serta kembali pada pola hubungan baik dalam masyarakat.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in