Ketua DPRD DKI Ditelepon Wanita Ngaku Anak Jenderal yang Maki Ibu Arteria Dahlan

Nusantaratv.com - 22/11/2021 19:04

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (Net)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengakui sempat ditelepon perempuan yang memaki orangtua Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta.

Lantaran mengetahui orang yang diadukan oleh perempuan itu merupakan rekan partainya, Prasetio langsung menelepon Arteria.

Meski begitu niatan menelepon Arteria, kata Prasetio, ialah respons spontan untuk menengahi kedua pihak yang sedang bertikai.

"Karena mengetahui di partai yang sama jadinya menelpon. Makanya spontan saya menengahi kedua belah pihak. Karena ini sama-sama teman nih," ujar Prasetio, Senin (22/11/2021).

Prasetio menegaskan dirinya tak membela siapa pun dalam kejadian itu. Ia pun berharap, kedua pihak yang bertikai bisa menyelesaikan masalah dengan kekeluargaan.

Meski begitu, Prasetio tak mengungkapkan siapa perempuan yang sempat mengadukan Arteria tersebut.

"Kita ini kan orang timur. Menghormati orangtua. Saya juga mendidik anak-anak supaya menghargai orangtuanya. Orang timur juga mengedepankan kekeluargaan untuk menyelesaikan persoalan. Saya berharap tuntas dengan baik lah. Harus dibicarakan dengan baik dan bisa saling memaafkan," tandas Prasetio.

Sebelumnya, ibu Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan terlibat cekcok mulut dengan seorang wanita di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (21/11/2021). Peristiwa tersebut diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram miliknya. 

Menanggapi hal itu, Arteria mengatakan tak ingin meributkan pertikaian yang menimpa ibunya itu.

"Saya tidak mau ribut di publik, karena yang bersangkutan melibatkan nama jenderal bintang 3, ketua-ketua umum partai," kata dia. 

Arteria sudah membawa kasus tersebut ke jalur hukum. Laporannya sedang diproses di Polres Bandara Soekarno-Hatta.

"Biar kita tempuh jalur hukum saja," tandasnya. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in