Kapal Diduga Angkut TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, 21 Orang Meninggal

Nusantaratv.com - 17/12/2021 18:38

Ilustrasi kapal tenggelam/ist
Ilustrasi kapal tenggelam/ist

Penulis: Ramses Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Sebuah kapal yang diduga mengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) yang masuk ke Malaysia secara ilegal tenggelam di Pantai Tanjung Balau, Kota Tinggi, Johor Baru pada Rabu (15/12/2021) sekitar pukul 05.00 waktu setempat. 

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha mengatakan diduga kapal tersebut membawa 50 WNI. Berdasarkan data hingga Jumat (17/12/2021) jumlah korban selamat kini berjumlah 13 orang. Sebelumnya korban selamat terdiri dari 14 orang namun salah satu korban selamat mengalami kritis dan meninggal dunia pagi ini.

“Sebelumnya ada 14 yang selamat ada 1 yang kondisinya kritis namun sayangnya beliau meninggal dunia pagi ini,” kata Judha mengutip okezonecom.

Adapun jumlah korban meninggal hingga kini sebanyak 21 orang dan lima di antaranya sudah diidentifikasi oleh Satgas KJRI Johor Bahru. Sementara, untuk penanganan 13 korban yang selamat saat ini KJRI Johor Bahru berkoordinasi dengan jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Negeri Johor tengah melakukan verifikasi dan pendataan para korban.

Baca juga: Bakamla Kirim Armada Cari 27 TKI Korban Kapal Karam di Malaysia

“21 orang yang meninggal terdiri dari 15 laki-laki dan enam perempuan,” katanya. 

“Jenazah yang ditemukan lima sudah bisa diidentifikasi, kemudian dari 13 yang selamat sudah bisa ditemui oleh tim perlindungan WNI KJRI Johor Bahru. WNI mayoritas dari Lombok, Jember, Pekanbaru, Batam,” imbuhnya.

Judha Nugraha mengatakan Tim BASARNAS masih terus melakukan pencarian korban di lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan mengerahkan dua kapal dan 19 personel. Aparat pemerintah Malaysia juga ikut membantu mengerahkan tim research dan rescue untuk mencari kemungkinan korban lainnya. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in