Ini Cara Polisi Ungkap Kasus Mutilasi Ojol Bekasi Hanya dalam Waktu 8 Jam

Nusantaratv.com - 28/11/2021 20:36

Dua pelaku mutilasi di Bekasi yang dihadirkan dalam konferensi pers Polda Metro Jaya.
Dua pelaku mutilasi di Bekasi yang dihadirkan dalam konferensi pers Polda Metro Jaya.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Tak ada kejahatan yang sempurna. Begitulah adagium yang kerap terlontar kala sebuah kasus kejahatan, dapat atau beluk terungkap pelakunya.

Adagium itu pula yang barangkali berlaku dalam kasus mutilasi kurir ojol Ridho Suhendro, oleh tiga rekannya.

Kendati telah dipotong-potong bagian tubuhnya guna menghilangkan jejak, identitas korban tetap dapat diketahui, sehingga akhirnya para pelaku bisa terciduk. Tak butuh waktu lama aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini.

"Hanya delapan jam Polres Metro Kota Bekasi berhasil meringkus dua dari tiga pelaku mutilasi di Bekasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/11/2021).

Pelaku yang tertangkap antara lain berinisial MAP (29) dan FM (20). Sementara pelaku lainnya, ER masih buron.

Kasus ini dapat diungkap berkat identifikasi sidik jari korban. Sidik jari korban bisa diuji, setelah potongan tangan dan kaki Ridho ditemukan di perbatasan Tugu Bekasi-Karawang, tepatnya di Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

"Selanjutnya setelah dilakukan
identifikasi terhadap sidik jari potongan tangan tersebut identik dengan sidik jari seseorang dengan identitas atas nama RS, laki-laki, tempat tanggal lahir Jakarta, 8 Oktober 1992, alamat Kp. Buwek, RT 002/022, Sumberjaya Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi," papar Zulpan.

Hasil penyelidikan dan penyidikan, ditambah keterangan saksi, para pelaku kemudian berhasil ditangkap. Kepada polisi, tersangka mengaku membunuh dan memutilasi Ridho lantaran dendam serta terlibat perselisihan sebelumnya.

"Pelaku MAP sakit hati dengan korban karena almarhum istri pelaku pernah dicabuli oleh korban," kata Zulpan.

"Pelaku FM sakit hati terhadap korban karena korban pernah menghina pelaku FM dan istri pelaku FM," imbuhnya.

Ridho dihabisi usai diajak mengonsumsi narkoba oleh MAP. Saat tertidur, Ridho digorok lehernya menggunakan golok oleh MAP, dibantu FM dan ER. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in