Identitas Korban Mutilasi di Bekasi, Polisi: Dugaannya Laki-laki Usia 28 Tahun

Nusantaratv.com - 27/11/2021 16:10

Ilustrasi garis polisi di tempat kejadian perkara/ist
Ilustrasi garis polisi di tempat kejadian perkara/ist

Penulis: Ramses Manurung

Kedungwaringin, Nusantaratv.com-Misteri seputar penemuan potongan tubuh manusia korban mutilasi di Jalan Raya Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021) perlahan mulai berhasil diungkap oleh kepolisian. 

"Dugaannya laki-laki," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, Sabtu (27/11/2021).

Tubagus Ade menjelaskan proses untuk mengungkap identitas korban saat ini masih berlangsung. Dari penyelidikan awal polisi, diperkirakan korban berusia 28 tahun. 

"(Korban) kelahiran 93," ujar Tubagus.

Tubagus Ade lebih lanjut mengatakan pihak kepolisian masih harus melakukan pemeriksaan kepada keluarga korban. Hal itu dilakukan untuk memastikan identitas korban yang telah dikantongi penyidik.

"Kita harus pastikan kan dulu tes DNA keluarganya bener nggak orangnya. Cuman dugaanya sudah ada," ujarnya, mengutip detikcom.

Baca juga: Geger! Penemuan 10 Potongan Tubuh Manusia di dalam Kantong Plastik di Kedungwaringin-Bekasi

Di dalam Kantong Plastik

Seperti diberitakan, ditemukan 10 potongan tubuh manusia di dalam kantong plastik di pinggir Jalan Raya Pantura kawasan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/11/2021) yang diduga korban mutilasi. 

Potongan tubuh manusia ini ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. 

Warga kemudian melaporkan penemuan potongan tubuh ini. 

"Ditemukan enam potongan tangan dari bahu sampai pergelangan tangan," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Yulianto, Sabtu (27/11/2021).

"Kemudian empat potong kaki dari lutut sampai pergelangan kaki," imbuhnya.

Yulianto menuturkan potongan tubuh itu berada di depan sebuah bengkel ban.

Dia menyebut pemilik bengkel ban itu kemudian melaporkan ke Polsek Kedungwaringin. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.


 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in