Harga BBM-LPG Naik, Kazakhstan Rusuh Sampai Tewaskan 8 Aparat

Nusantaratv.com - 06/01/2022 07:18

Kerusuhan Kazakhstan. (Net)
Kerusuhan Kazakhstan. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Unjuk rasa rusuh di Kazakhstan dilaporkan menewaskan delapan personel keamanan dan melukai 317 orang lainnya. Kementerian Dalam Negeri Kazakhstan menjelaskan, polisi beserta pasukan penjaga nasional tewas dan terluka di beberapa daerah pusat kerusuhan pada Selasa dan Rabu.

Sumber menuturkan kepada Reuters, para pengunjuk rasa menguasai bandara di Almaty, kota terbesar di Kazakhstan. Seluruh penerbangan dari dan menuju kota pusat keuangan Kazakhstan itu pun dibatalkan.

Sementara, seorang saksi mata menyebut para pengunjuk rasa memindahkan bangku di sepanjang alun-alun Ibu Kota Astana.

Polisi antihuru-hara juga sempat menggunakan gas air mata dan granat kejut terhadap para pengunjuk rasa, namun lalu meninggalkan beberapa lokasi di jalanan Almaty.

"Ada anarki total di jalanan. Polisi tidak terlihat di mana pun," kata seorang penduduk di Almaty yang ikut berbaur dengan para pengunjuk rasa pada Rabu (5/1/2022).

Ia mengatakan di alun-alun utama, vodka didistribusikan massal kepada para pedemo yang diyakini tengah mendiskusikan manuver selanjutnya ke kota dan daerah perempuan yang kaya untuk kemungkinan penjarahan.

Demonstrasi telah berlangsung sejak awal tahun baru. Semula, para pedemo marah dengan kenaikan harga bahan bakar dan gas LPG.

Namun, demo semakin rusuh hingga para pengunjuk rasa menyerbu dan membakar gedung-gedung pemerintah sambil meneriakkan penolakan terhadap mantan pemimpin Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev, yang dinilai masih memegang pengaruh di pemerintahan.

Padahal, Nazarbayev telah mengundurkan diri sebagai presiden pada 2019 setelah hampir tiga dekade berkuasa.

Mantan presiden berusia 81 tahun itu masih dianggap secara luas sebagai kekuataan politik utama yang mengendalikan Kazakhstan. Ibu Kota Kazakhstan bahkan diganti menjadi namanya, Nur-Sultan pada 2020.

Keluarga Nazarbayev disebut mengendalikan sebagian besar ekonomi Kazakhstan, negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tengah.

Sejumlah video yang tersebar di media sosial menunjukkan pengunjuk rasa berdemo di bawah patung perunggu raksasa Nazarbayev di timur Kota Taldykorgan. Mereka juga terlihat berupaya meruntuhkan patung tersebut.

Para pedemo pun turut menayangkan protes rusuh mereka di layanan streaming langsung media sosial, termasuk aksi pembakaran kantor Wali Kota Almaty. Kantor kejaksaan terdekat juga dilaporkan terbakar.

Pada Rabu pagi, ribuan pengunjuk rasa telah menyerbu pusat Almaty dengan truk bersar. Kepala Polisi Almaty mengatakan kota itu diserang "ekstremis dan radikalis."

Presiden Kassym-Jomart Tokayev mengambil alih keamanan dalam negeri. Ia juga telah memerintahkan para menteri mengembalikkan kenaikan harga bahan bakar.

Namun, Tokayev dianggap gagal memulihkan dan menertibkan situasi di Kazakhstan.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in