Gembong Narkoba Kolombia yang Kepalanya Dihargai Rp70,6 M Ditangkap

Nusantaratv.com - 25/10/2021 07:31

Diaro Antonio Usuga. (Net)
Diaro Antonio Usuga. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Kolombia meringkus Dairo Antonio Usuga, salah satu gembong narkoba paling dicari Amerika Serikat dengan "harga kepala" US$5 juta atau setara Rp70,6 miliar.

Presiden Kolombia, Ivan Duque Marquez, mengumumkan langsung penangkapan gembong narkoba yang dikenal dengan julukan Otoniel itu dalam pidato, Sabtu (23/10/2021). 

"Penangkapan ini mirip dengan kejatuhan Pablo Escobar pada 1990-an," kata Duque, merujuk pada gembong narkoba Kolombia lainnya yang tewas dalam operasi upaya penangkapannya pada 1993 silam.

Dikutip dari CNN, Duque kemudian berkata, "Otoniel adalah gembong narkoba paling ditakuti di dunia, seorang pembunuh polisi, tentara, pemimpin sosial, dan perekrut anak-anak kecil."

Reuters melaporkan bahwa Otoniel ditangkap di daerah pinggiran Kolombia, Uraba. Dalam operasi penangkapan itu, satu petugas kepolisian dikabarkan tewas.

Ia merupakan pemimpin kartel Clan del Golfo yang dianggap Kementerian Luar Negeri AS "memiliki banyak senjata dan sangat keras."

Menurut Kemlu AS, kartel itu beranggotakan mantan-mantan organisasi teroris yang menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk mengendalikan jalur penyelundupan narkoba, laboratorium pemrosesan kokain, titik keberangkatan kapal cepat, dan lajur pendaratan gelap.

Pengadilan New York mendakwa Otoniel pada 2009. Kemlu AS pun menawarkan imbalan hingga US$5 juta atau setara Rp70,6 miliar bagi pihak yang mengetahui keberadaan Otoniel.

Sementara itu, Kolombia juga memburu Otoniel. Pemerintah setempat menjanjikan duit 3 miliar peso Kolombia atau setara Rp11,2 miliar bagi yang dapat memberikan informasi mengenai Otoniel.

Penangkapan Otoniel pun dianggap sebagai salah satu keberhasilan Kolombia. Di akhir pernyataannya, Duque lantas mengatakan, "Kepada semua pelaku kriminal dan penyelundup narkoba, menyerahlah atau kami akan menangkap kalian."

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in