Eks Presiden Yunani Karolos Papoulias Wafat

Nusantaratv.com - 27/12/2021 06:50

Karolos Papoulias. (Net)
Karolos Papoulias. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Eks Presiden Yunani Karolos Papoulias meninggal dunia pada Minggu (26/12/2021). Papoulias yang wafat pada usia 92 tahun, menjabat sebagai presiden saat puncak krisis ekonomi tahun 2010.

"Dengan kesedihan kami menyampaikan salam terakhir kami kepada Karolos Papoulias," ujar Presiden Katerina Sakellaropoulou, dikutip dari AFP, Senin (27/12/2021).

Ia pun berterima kasih kepada Papoulias karena "dengan kuat mempertahankan kohesi sosial dan persatuan nasional".

Papoulias menghabiskan satu dekade sebagai presiden setelah terpilih pada 2005 dan terpilih kembali pada 2010, selama krisis yang menjerumuskan negara itu ke dalam gejolak politik dan ekonomi paling parah dalam beberapa dekade terakhir.

Popularitasnya mengalami pukulan besar karena mendukung langkah-langkah penghematan yang didikte oleh pemberi pinjaman internasional dengan imbalan bailout, yang memicu protes kekerasan.

Pada Oktober 2012, para demonstran memblokir parade nasional di Thessaloniki dan meneriakkan "pengkhianat" ke Papoulias.

Sebelum berjalan keluar dari pawai, Papoulias mengatakan kepada wartawan: "Kami berjuang untuk Yunani. Saya adalah seorang pejuang perlawanan pada usia 15, berperang melawan Nazisme dan Jerman."

Namun, ia menyerahkan gajinya dalam solidaritas dengan "pengorbanan rakyat".

Lahir di Ioannina di barat laut Yunani pada tahun 1929, ia adalah juara lompat galah nasional dan anggota tim bola voli nasional di masa mudanya.

Papoulias kemudian belajar hukum di Athena, Italia dan Jerman dan menjadi pengacara pada 1963.

Selama kediktatoran Yunani 1967-1974, ia pergi ke pengasingan di Jerman dan menjadi salah satu pendiri Gerakan Sosialis Pan-Hellenic (Pasok), yang menjadi salah satu partai paling dominan di era pasca-kediktatoran.

Papoulias menjadi anggota Parlemen 1977-2000. Selain itu, ia juga dua kali menjabat sebagai menteri luar negeri di pemerintahan sosialis.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in