Driver Gocar Perkosa Perawat Sudah Dinonaktifkan

Nusantaratv.com - 18/12/2021 14:31

Ilustrasi korban pemerkosaan/ist
Ilustrasi korban pemerkosaan/ist

Penulis: Ramses Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Perusahaan transportasi online Gojek mengambil langkah tegas terhadap mitra driver GoCar yang melakukan pemerkosaan terhadap perawat yang menjadi penumpangnya. Gojek mengutuk keras perbuatan pelaku dan langsung menonaktifkannya. 

Tak hanya itu Gojek juga berkoordinasi dengan polisi terkait pengusutan kasus yang viral di media sosial (medsos) ini.

"Sejak dilaporkan, akun oknum tersebut telah segera dinonaktifkan dan saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan pihak berwajib serta perwakilan korban untuk segera mengusut kasus ini," kata SVP Corporate Affairs Gojek, Rubi Purnomo, Sabtu (18/12/2021).

Diduga peristiwa pemerkosaan terhadap perawat oleh driver mitra GoCar ini terjadi di wilayah Jakarta Selatan pada Kamis (16/12/2021) lalu. Kabar pemerkosaan viral di medsos lewat cuitan perusahaan yang menaungi korban.

Baca juga: Ibu Muda Korban Pemerkosaan Diduga Diancam 2 Anggota Polsek Tambusai Utara-Riau 

"Kami mengutuk dugaan terjadinya kekerasan seksual terhadap salah seorang pelanggan kami oleh oknum mitra driver yang terjadi pada 16 Desember 2021. Hal ini dapat mencemarkan nama baik para mitra driver kami yang telah bekerja keras untuk keluarga mereka dan melayani pelanggan kami," tegas Rubi Purnomo, mengutip detikcom.

Diketahui, penyedia jasa layanan kesehatan bernama Ammarai Healthcare Assistance melalui akun Twitter-nya, Jumat (17/12/2021) menyatakan pihaknya telah melaporkan pemerkosaan yang menimpa perawatnya. Mereka berharap pelaku segera ditangkap dan tidak menimbulkan korban lainnya. Gojek juga menanggapi bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk menangani masalah ini.

Sementara itu, Kasat RS Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit menyatakan pihaknya tengah mengusut kasus ini. Polisi tengah menghimpun keterangan dari korban mengenai peristiwa ini.

"Polisi merespons dan akan mengusut kasus tersebut," tandas AKBP Ridwan Soplanit.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in