Diduga Depresi, Pria di Bima-NTB Tega Tikam Ibu Kandung

Nusantaratv.com - 29/12/2021 20:50

Ilustrasi penganiayaan/ist
Ilustrasi penganiayaan/ist

Penulis: Ramses Manurung

Kabupaten Bima, Nusantaratv.com-Peristiwa tragis anak aniaya ibu kandung terjadi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Diduga karena depresi setelah keluar dari penjara, Kamaludin tega menikam ibu kandungnya Nurmi.

Menurut informasi peristiwa tragis itu bermula karena pelaku ditegur saat cekcok dengan adiknya. 

"Diduga gangguan jiwa depresi, ibunya masih dirawat di Puskesmas Woha," kata Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Masdidin, Rabu (29/12/2021).

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/12/2021) di Desa Kalampa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Awalnya, pelaku meminta uang Rp 20 ribu kepada ibunya dan menanyakan keberadaan sepeda motor kepada adiknya. Karena dijawab dengan nada tidak enak oleh adiknya pelaku tersulut emosinya. 

"Awalnya pelaku minta uang kepada Ibu Rp 20 ribu, kemudian menanyakan motor kepada adiknya, terus adiknya bilang motor di bengkel, lalu marah. Adiknya marah menunjukkan muka geram, pelaku marah balik. Di situ pelaku ambil pisau dan mau menusuk adiknya namun dilerai oleh ibunya sehingga kenalah ibunya pada perut bagian kiri," tutur Masdidin.

Baca juga: Sadis! Suami Tikam Istri di Bilik ATM dan Sebarkan Video Aksinya ke Medsos

Akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku, ibunya jatuh pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga. 

Mengetahui pelaku telah menganiaya ibunya, pamannya Hasan mengejar pelaku yang mencoba melarikan diri. Pelaku lalu saling bacok dengan sang paman. 

"Karena usai tusuk ibunya, dia kabur tapi dikejar oleh pamannya, akhirnya antara pelaku dan pamannya ini saling bacok, sehingga keduanya alami luka. Pelaku, ibu, dan pamannya sama-sama dirawat di PKM Woha," ujar Masdidin.

Masdidin mengungkapkan pelaku merupakan residivis kasus pembunuhan terhadap ayah kandungnya sendiri. Hal tersebut menjadi faktor pelaku mengalami depresi dengan sedikit gangguan jiwa.

"Dulu kan dia yang bunuh bapaknya. Dulu dia masuk bui karena itu. Mungkin karena itu dia alami gangguan jiwa," ucapnya, mengutip detikcom.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in