Bubarkan Demo di Kantor Bupati Tangerang, Mahasiswa Dibanting Polisi Sampai Kejang-kejang

Nusantaratv.com - 13/10/2021 15:33

Mahasiswa saat dibanting polisi.
Mahasiswa saat dibanting polisi.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Aksi represif aparat kepolisian kembali dipertontonkan saat menangani unjuk rasa. Peristiwa ini terjadi kala aparat Polri, membubarkan demonstrasi mahasiswa memperingati HUT ke-389 Kabupaten Tangerang di depan kantor Bupati Tangerang, Banten, Rabu (13/10/2021). 

Bahkan, salah seorang mahasiswa sampai tak sadarkan diri dan kejang-kejang akibat dibanting oleh salah seorang polisi. 

Rekaman video peristiwa ini viral di media sosial. 

Mulanya, polisi membubarkan kerumunan mahasiswa. Salah seorang mahasiswa kemudian ditarik dan dirangkul oleh petugas berpakaian hitam dan bertuliskan "Polisi" tersebut. 

Dalam rekaman berdurasi 49 detik itu, mahasiswa berpakaian warna biru tersebut terlihat berontak. Mungkin karena dianggap melawan, petugas bertubuh besar itu mengangkat tubuh mahasiswa tersebut dan selanjutnya membantingnya. 

Mahasiswa nampak langsung lemas dibuatnya. Tak lama berselang ia mengalami kejang-kejang. Petugas polantas dan anggota Polri yang berpakaian preman pun berusaha membantu mahasiswa itu untuk bernapas.

Secara bergantian mereka menepuk-nepuk punggung mahasiswa. Sementara oknum polisi yang diduga dari Korps Brimob itu, memilih berlalu meninggalkan mahasiswa. 

Aksi polisi tersebut lantas mendapat kecaman dari netizen atau warganet. 

"Ngeri kali tuh polisi, banting mahasiswa seperti banting binatang," ujar akun Reza RFK. 

"Kenceng banget.. sampe bunyi," kata akun Angga Permana. 

"Polisi nya mantan pemain smackdown," sahut akun bernama Kim. 

Sementara, Wakapolresta Tangerang AKBP Leonard M Sinambela membenarkan pihaknya melakukan pengamanan unjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang. 

"Ya, Polresta Tangerang pengamanan unjuk rasa, makasih. Polresta Tangerang mengamankan unjuk rasa," ujar Leonard.

Adapun Kabid Trantibum Satpol-PP Kabupaten Tangerang, Widodo mengungkapkan sejumlah mahasiswa diamankan dalam demonstrasi itu.

"Aspirasi boleh tapi dengan cara-cara yang baik. Karena kondisi dorong-dorongan ya mereka (mahasiswa) diangkut diamankan dahulu ke Polres," kata dia.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in