6 Warga China Tak Berpaspor Paspor Kedapatan Nambang Emas Ilegal di Papua

Nusantaratv.com - 24/11/2021 12:37

Ilustrasi deportasi karena tidak memiliki paspor/ist
Ilustrasi deportasi karena tidak memiliki paspor/ist

Penulis: Ramses Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Aparat TNI mengamankan sebanyak 6 warga negara China di Kabupaten Waropen, Papua  lantaran tak memiliki paspor. Keenam WN China tersebut kini menjalani pemeriksaan oleh pihak imigrasi.  

"Masih dalam proses pemeriksaan. Baru diserahterimakan di hari Senin, 22 November kemarin," kata Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Ahmad Nursaleh, Rabu (24/11/2021)

"Kalau sudah ada hasil pemeriksaannya nanti kita keluarkan releasenya ya," imbuhnya, mengutip detikcom.

Nambang Emas Ilegal

Keenam WN China itu diamankan di Kampung Sewa Distrik Wapoga, Kabupaten Waropen, Papua, pada Minggu (21/11). Mereka bernama Ge Junfeng (48), Lein Feng (37), Yan Gangping (41), Tan Liguo (54 ), Tan Lihua (58) dan Lu Huacheng (38).

Pengamanan ini berawal dari informasi dari seorang warga bahwa ada 6 WN China yang melakukan aktivitas penambangan emas ilegal.

Baca juga: Penjara Maksimal 6 Bulan, Denda Rp379 Juta Bagi Majikan yang Izinkan Pekerjanya Mencari Keuntungan Pribadi

"Setelah personel Kodim turun langsung ke lapangan dan mendapatkan 6 orang WNA, kemudian dilanjutkan pemeriksaan, namun warga asing tersebut tidak dapat menunjukkan tanda pengenal maupun dokumen resmi (paspor) dari negara asalnya. Kemudian personel Kodim membawa para WNA utuk dimintai keterangan," ujar Komandan Kodim (Dandim) 1709/Yawa Letkol Inf Leon Pangaribuan.

"Dan baru saja memasuki hari ke-4 keberadaan mereka di Kampung Sewa Distrik Wapoga Kabupaten Waropen," tambahnya.

Selain tidak memiliki paspor, mereka juga tidak mengerti Bahasa Indonesia.

"Sehingga untuk proses selanjutnya akan kami kawal untuk diberangkatkan ke Korem 173/PVB dan dilanjutkan penyerahan prosesnya kepada Kantor Keimigrasian Biak," pungkasnya.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in