Gerakan Ekstraparlementer Dinilai Buang-buang Energi

Masyarakat bisa mengekspresikan aspirasi dan kepentingan melalui mekanisme yang ada.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Gerakan Ekstraparlementer Dinilai Buang-buang Energi

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menilai gerakan ekstraparlementer untuk kepentingan politik, seperti aksi 1812, dinilai membuang-buang energi. Seluruh elemen bangsa, termasuk masyarakat, telah menyepakati sistem demokratis untuk menyuarakan pendapat.
 
"Sistem demokrasi yang kita sepakati bersama dirancang mampu mengakomodasi aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat," kata Lestari dalam keterangan tertulis, Sabtu, 19 Desember 2020. menanggapi aksi demo 1812.
 
Masyarakat, kata dia, bisa mengekspresikan aspirasi dan kepentingan melalui mekanisme yang ada. Termasuk pemilihan umum legislatif dan presiden yang dilaksanakan secara langsung.

Menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, Indonesia telah memilih presiden, wakil di parlemen, dan pemimpin daerah melalui mekanisme pemilihan langsung sejak 2004. Sistem demokrasi tersebut telah menjadi kesepakatan bersama.
 
Perempuan akrab disapa Rerie ini mengimbau masyarakat yang memiliki aspirasi dan kepentingan tertentu mengekspresikan diri lewat melalui mekanisme tersebut. Gerakan ekstraparlementer terjadi karena partai partai politik dianggap masyarakat gagal mengartikulasikan aspirasi.

Dia juga menyarankan kelompok masyarakat yang tidak puas menempuh mekanisme yang konstitusional. Apabila tidak puas dengan partai politik yang ada, masyarakat dipersilakan mendirikan partai politik baru.
 
Cara tersebut dinilainya lebih tepat untuk menyalurkan aspirasi. Termasuk untuk menyampaikan ketidaksetujuan sekelompok masyarakat dalam menyikapi masalah.
 
Lestari juga berpendapat kerumunan massa saat gerakan ekstraparlementer digelar saat pandemi covid-19 tidak boleh dipandang remeh. "Seharusnya semua pihak dapat bersikap secara arif dan bijaksana, apalagi angka penyebaran masih terus meningkat. Hendaknya kita harus memiliki kesadaran bahwa tindakan tersebut dapat membahayakan orang lain," tegas Rerie.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
LIVE TV & NETWORK