Waspada! Dinkes DKI Jakarta Temukan 54,3% Mutasi Virus Covid-19 Berbahaya

Nusantaratv.com - 17/11/2021 19:09

Ilustrasi covid-19/ist
Ilustrasi covid-19/ist

Penulis: Ramses Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Kasus positif covid-19 di DKI Jakarta kembali mengalami peningkatan. Hari ini, Rabu 17 November 2021 dilaporkan terjadi penambahan kasus positif covid-19 sebanyak 130 kasus di ibu kota. Angka tersebut diperoleh dari hasil tes terhadap 15.629 orang. 

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dari 130 kasus positif hari ini, 47 persennya diantaranya atau 61 kasus adalah pekerja imigran yang tengah menjalani masa karantina. 

“Upaya kekarantinaan kesehatan ini sudah menjadi kebijakan Pemerintah Pusat untuk menangkal sebaran virus dari luar negeri ke wilayah Indonesia. Setiap pelaku perjalanan luar negeri yang hasil tesnya dinyatakan positif covid-19, dilanjutkan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS). Kami di Dinas Kesehatan DKI Jakarta secara aktif melakukan pemeriksaan WGS ini untuk melihat adanya kemungkinan mutasi virus yang berbahaya atau variant of concern (VOC),” kata Dwi, Rabu (17/11/2021). 

Dwi menjelaskan pihaknya juga melakukan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) terhadap 2.245 sampel. Hasilnya 54,3% adalah mutasi virus yang berbahaya/VOC.

Baca juga: Jokowi Peringatkan Agar Vaksin Corona Tak Kedaluwarsa! 

Kemudian 93 persen VOC adalah varian Delta dan subvariannya, sedangkan sisanya adalah varian Alpha, Beta, dan Kappa. 28 persen dari jumlah VOC menjangkiti usia di bawah 18 tahun, 62 persen menjangkiti usia 19-59, dan 10 persen pada usia 60 tahun ke atas, mengutip okezonecom.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, sebaran kasus positif hari ini berdasarkan wilayah, yaitu Jakarta Selatan 24 kasus (18,46 persen), Jakarta Utara 13 kasus (10 persen, Jakarta Timur 12 kasus (9,23 persen), Jakarta Barat 11 kasus (8,46 persen), Jakarta Pusat 9 kasus (6,92 persen), dan luar DKI Jakarta/pekerja imigran 61 kasus (46,92 persen). 

Sedangkan kasus positif berdasarkan kelompok usia, 0-18 tahun sebanyak 6,93 persen, 19-59 tahun sebanyak 110 kasus (84,62 persen), dan 60 tahun ke atas sebanyak 11 kasus (8,46 persen). 

Masyarakat usia 12 tahun ke atas diimbau segera melengkapi vaksinasi dua kali, melakukan gaya hidup sehat, dan kontrol komorbid (penyakit penyerta) bagi yang memiliki. Di samping itu, tetap memakai masker dan melakukan protokol kesehatan 5M lainnya. Segera datangi Puskesmas terdekat jika memiliki gejala covid-19 atau kontak erat kasus positif untuk dilakukan pemeriksaan PCR secara gratis.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in