Kerja Sama Uji Emisi dengan Pemkot Jakbar, Bapera: Agar Udara Bersih-Kesehatan Terjaga

Nusantaratv.com - 06/01/2022 18:53

Kerja sama uji emisi Bapera DKI dengan Pemkot Jakbar.
Kerja sama uji emisi Bapera DKI dengan Pemkot Jakbar.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) membuka program kegiatan uji emisi kendaraan di halaman depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (6/1/2022). Kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 66 Tahun 2020.

Wali Kota Jakarta Barat Yani Purwoko mengatakan, ada sembilan titik pelaksanaan uji emisi yang tersebar di wilayah Jakarta Barat hari ini.

"Satu di sini (Kantor Wali Kota) sisanya menyebar di delapan kecamatan di wilayah Jakarta Barat,” kata Yani, Kamis (6/1/2022). 

Yani melanjutkan, pihaknya berkolaborasi dengan Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) dalam melancarkan kegiatan ini. Ia berharap, kegiatan ini dapat menurunkan sumbangan emisi dari kendaraan bermotor yang merupakan sumber utama polusi udara di DKI Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Barat.

"Oleh karena itu saya berkolaborasi, supaya penyiapan titik-titik uji emisi ini dekat dengan rumah warga. Khususnya nanti di beberapa kelurahan di Jakarta Barat akan kita persiapkan," tuturnya. 

Ke depan, pihaknya berencana akan menambah sejumlah titik pelaksanaan uji emisi di 56 kelurahan. 

"Saya akan selalu berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, elemen masyarakat lain untuk turut serta berpartisipasi, mendukung daripada Program Langit Biru (PLB) ini, program agar lingkungan Jakarta Barat ini menjadi lingkar yang bersih, asri dan udaranya segar," jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, mobil dinas Wali Kota turut dilakukan uji emisi. Hasilnya lolos dan aman untuk dioperasikan lagi. 

Sementara, Ketua DPD Bapera DKI Jakarta Basri Baco mendukung penuh kegiatan uji emisi ini. Agar, kualitas udara di Jakarta agar bersih dari gas kendaraan bermotor yang tidak sesuai standar.

"Semoga program ini bisa cepat tersosialisasi dan masyarakat diberikan kemudahan untuk mendapat akses uji emisi, agar tidak ada antrean panjang," ujarnya. 

Menurut Basri, pemerintah memiliki keterbatasan dalam melakukan uji emisi, terutama dalam penyediaan alat. Sehingga, perlu bantuan seluruh elemen masyarakat. 

"Fakta, ketika awal-awal uji emisi ini akan diadakan penindakan, terjadi antrean yang panjang sekali. Motor maupun mobil di beberapa wilayah, dan menyusahkan masyarakat. Karena titik-titiknya kurang. Bapera hadir melihat situasi itu. Karena semangat dan tujuan Bapera diciptakan untuk men-suppport berbagai kegiatan pemerintah yang berkaitan dengan masyarakat luas maka kami coba hadir untuk mewujudkan itu," jelasnya. 

Basri menegaskan, lingkungan Ibu Kota yang sehat juga menjadi tanggung jawab Bapera. Karena itu pihaknya ambil bagian dalam upaya tersebut, sehingga pada akhirnya masyarakat akan merasakan dampak positifnya. 

"Agar terjadi apa yang disampaikan Pak Wali Kota, kolaborasi antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Ujungnya nanti adalah seluruh rakyat Jakarta juga yang akan menikmati hasilnya. Udara bersih dan kesehatan kita terjaga," tuturnya. 

Adapun pembukaan uji emisi ini dibebaskan biaya bagi kendaraan dinas atau pemerintahan selama sepekan ke depan. Sementara untuk masyarakat, dikenakan biaya di bawah harga normal.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in