Ratusan Sepeda Motor Terjaring Operasi KRYD Polresta Mataram

Nusantaratv.com - 04/10/2022 11:30

Ratusan sepeda motor yang terjaring operasi KRYD Polresta Mataram, Minggu (2/10/2022) dini hari. Foto (Istimewa)
Ratusan sepeda motor yang terjaring operasi KRYD Polresta Mataram, Minggu (2/10/2022) dini hari. Foto (Istimewa)

Penulis: Gabrin | Editor: Supriyanto

Nusantaratv.com - Ratusan sepeda motor diamankan oleh pihak kepolisian Polresta Mataram saat melaksanakan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan( KRYD ) yang dilaksanakan pada Minggu (2/10/2022) dini hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa saat menggelar Konferensi pers di Mapolresta Mataram, (03/10/2022).

Mustofa menjelaskan, Operasi KRYD merupakan salah satu program rutin yang dilakukan kepolisian dalam rangka menciptakan Kondusifitas kamtibmas di tengah masyarakat serta mencegah terjadinya berbagai tindak pidana terutama yang kerap terjadi seperti tindak Pidana Pencurian yang sering disebut 3 C ( Curanmor, Curat dan Curas ).

 Melalui KRYD tersebut, lanjut Mustofa, Polresta Mataram telah mengamankan sedikitnya 282 Kendaraan roda dua, dimana puluhan diantaranya di indikasikan melakukan balap liar dan sisanya terindikasi hasil kejahatan karena tidak dapat menunjukan surat-surat resmi kendaraan pada saat itu.

 “Sesuai informasi dari masyarakat bahwa di waktu-waktu tertentu Jalan Udayana Mataram tersebut kerap dijadikan tempat balap motor liar yang tentunya dapat mengganggu ketenangan masyarakat yang tinggal di sekitar itu. Disamping itu balap liar juga dapat menimbulkan kecelakaan sehingga meresahkan warga sekitar, “jelas Kapolresta

 Lebih lanjut, Mustofa menjelaskan, pihaknya sengaja melakukan operasi tersebut di Minggu pagi sekitar pukul 02:00 wita karena sebagian besar masyarakat tengah beristirahat dan biasanya sering digunakan balap Liar oleh para pemuda dan remaja di Jalan Udayana.

 Kegiatan operasi KRYD yang berhasil mengamankan 282 kendaraan roda dua tersebut dilakukan pada 02:00 – 05:00 wita Minggu (02/10) dengan melibatkan 140 personil dari seluruh fungsi yang ada di Polresta Mataram.

 “Jadi kami sengaja melibatkan hampir semua satuan diantaranya Reskrim, Lantas, Narkoba, Samapta dan lainnya untuk dapat mendalami asal usul kendaraan yang digunakan baik untuk balapan liar maupun para penonton, “jelasnya.

 Ia juga menjelaskan bahwa hampir seluruh sepeda motor yang diamankan tersebut digunakan oleh pemuda dan remaja. 

Ratusan sepeda motor yang diamankan tersebut, kata Dia, dikenakan surat tilang dan untuk dapat mengambil kembali harus mengikuti sidang di pengadilan.

 “Untuk jadwal sidang terhadap Sepeda Motor hasil operasi KRYD akan dilaksanakan mulai 14 Oktober 2022 dan seterusnya, diharapkan kepada pemilik kendaraan untuk mempersiapkan surat-surat yang diperlukan nanti pada persidangan, “ucapnya.

Mustofa berharap peran serta orang tua untuk sama-sama dapat mencegah terjadinya aksi balap liar di Jalan Udayana.

Mustofa menambahkan,  Polresta Mataram bersama Dinas Perhubungan kota Mataram akan memasang pita pecut yang bertujuan untuk menghindari terjadinya balap liar di jalan Udayana tersebut.

 “Rencana ini masih kami koordinasikan dengan stekholder terkait seperti Dinas Perhubungan dan lainnya agar bisa di pasang pita pecut baik di jalan Udayana maupun jalur lain yang mungkin sering digunakan Balapan Liar, “pungkasnya.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in