Prabowo Optimistis Indonesia Segera Menjadi Lumbung Padi Dunia Berkat Inovasi Pertanian

Prabowo Optimistis Indonesia Segera Menjadi Lumbung Padi Dunia Berkat Inovasi Pertanian

Nusantaratv.com - 25 Juni 2026

Presiden Prabowo Subianto meninjau penerapan teknologi budidaya padi modern di Gorontalo. (Foto: Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto meninjau penerapan teknologi budidaya padi modern di Gorontalo. (Foto: Sekretariat Presiden)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto meninjau penerapan teknologi budidaya padi modern di Gorontalo yang dinilai mampu mendongkrak hasil panen gabah hingga dua kali lipat.

Temuan tersebut semakin menguatkan keyakinannya Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi lumbung padi dunia.

Peninjauan dilakukan setelah Prabowo menghadiri dan menyampaikan sambutan pada acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026.

Dalam kegiatan itu, Prabowo didampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Kepala Negara menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai inovasi yang dikembangkan di sektor pertanian.

Menurutnya, teknologi yang diterapkan mampu meningkatkan produktivitas gabah secara signifikan dibandingkan metode sebelumnya.

"Terima kasih saya kira banyak sekali inovasi teknologi baru teknik-teknik baru yang dikembangkan oleh masyarakat pertanian, Menteri Pertanian hasilnya sangat menurut saya cukup revolusioner yang tadinya menghasilkan 5 ton gabah sekarang bisa 10 ton lebih 12 ton kalau begitu kan naik 100% produktivitas kita. Saya kira tidak lama lagi kita bisa jadi lumbung padi dunia, kita bisa bantu banyak negara tapi intinya sekarang bersyukur," kata Prabowo kepada wartawan di Gorontalo.

Prabowo menegaskan, pembangunan sektor pangan harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek.

Dia menilai kesejahteraan petani perlu menjadi prioritas agar kemajuan pertanian nasional dapat terus terjaga.

"Kita jaga ini, tidak boleh fenomena satu tahun dua tahun harus sistem berkelanjutan jadi petani kita harus hidup baik, teknologi kita harus belajar secepat mungkin, seluruh seluruh produksi pangan kita harus kita amankan kita intensifikasi, ekstensifikasi, dan kita hilirisasi," ujarnya.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi kekuatan pangan dunia berkat sumber daya alam yang melimpah.

Dengan strategi yang tepat, produksi pangan nasional diyakini akan terus meningkat dan mampu menghadapi berbagai tantangan global.

"Saya kira saya sangat bahagia kita optimis ini semua negara besar negara kuat itu backup-nya landasannya adalah pertanian yang kuat, produksi pangan aman, kita menghadapi banyak tantangan, kita aman," ucapnya.

Lebih lanjut, Prabowo berharap teknologi budidaya padi modern yang berhasil diterapkan di Gorontalo dapat disebarluaskan ke berbagai daerah di Indonesia.

Dia menargetkan setiap desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi mampu mencapai swasembada pangan dan bahkan menghasilkan surplus untuk diekspor.

"Saya kira demikian ini kita ingin supaya disosialisasikan diajarkan ke semua daerah kita mau tiap desa bisa swasembada, tiap kecamatan swasembada, tiap kabupaten swasembada, tiap provinsi swasembada, minimal kalau bisa provinsi produksi untuk ekspor untuk ke tempat lain, ini ini kita punya strategi ke depan," tukas Prabowo.

Dia menilai pemerataan teknologi pertanian modern akan menjadi salah satu kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan posisi Indonesia sebagai pemasok pangan bagi negara-negara lain di masa mendatang.

 

0

(['model' => $post])

x|close