Kebijakan Jelang Masa Liburan Akhir Tahun Harus Dipersiapkan dengan Matang

Nusantaratv.com - 06/12/2022 17:25

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Dok MPR
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Dok MPR

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com - Persiapkan masa liburan akhir tahun dengan sejumlah kebijakan yang tepat, di tengah beragam potensi bencana yang dipicu cuaca ekstrem dan kondisi alam serta ancaman penularan Covid-19 yang belum reda.

"Kawasan wisata terutama yang berkaitan dengan wisata alam, harus benar-benar mengedepankan keselamatan para pengunjung dengan memastikan sarana dan prasarana di kawasan yang dikelolanya terjamin keamanannya," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/12).

Salah satu online travel agent di Indonesia pertengahan November lalu mengungkapkan terjadi peningkatan pemesanan akomodasi 28 kali lipat untuk liburan akhir tahun jika dibandingkan dengan kuartal III tahun ini.

Adapun 10 kota dengan transaksi akomodasi terbesar adalah Malang, Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Bali, Semarang, Surabaya, Bogor, Solo dan Banjarmasin.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat potensi mobilitas pergerakan masyarakat saat periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 diprediksi mencapai 60,6 juta orang.

Menurut Lestari, peningkatan minat masyarakat untuk berlibur di akhir tahun itu cukup menggembirakan di tengah upaya sektor pariwisata nasional untuk bangkit.

Pergerakan puluhan juta orang, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, berpotensi  mendorong roda perekonomian secara nasional.

Di sisi lain, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, antusiasme masyarakat itu harus disikapi para pengelola kawasan wisata dan pemerintah daerah dengan persiapan yang matang.

Rerie sangat berharap kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan sejumlah kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana harus benar-benar diantisipasi dengan baik.

Selain itu, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, konsistensi dalam mencegah penyebaran covid-19 juga harus dilakukan, mengingat penularan varian baru masih menunjukkan peningkatan kasus.

Semua pihak, ujar Rerie, baik para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah serta masyarakat harus mampu memanfaatkan peluang yang ada diiringi dengan kesiapan yang mumpuni dalam mengantisipasi ancaman bencana alam dan mencegah penularan covid-19 daerah masing-masing.

 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in