Suzuki Himbau Pelanggan Manfaatkan Benefit Service di Bengkel Resmi Pascamudik Lebaran 2025

Nusantaratv.com - 17 April 2025

PT Suzuki Indomobil Sales menggulirkan program after mudik campaign di Jabodetabek. (Foto: Istimewa/Suzuki)
PT Suzuki Indomobil Sales menggulirkan program after mudik campaign di Jabodetabek. (Foto: Istimewa/Suzuki)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Usai arus balik Lebaran 2025, banyak pemilik kendaraan mulai merasakan efek perjalanan jauh pada mobil mereka. 

Perjalanan ratusan hingga ribuan kilometer saat mudik bisa menimbulkan gejala ringan hingga gangguan pada performa kendaraan.

Beberapa keluhan yang umum muncul adalah rem yang terasa lebih dalam, suspensi yang melemah, hingga AC yang mulai kurang sejuk.

Hal ini juga terlihat di Bengkel Resmi Suzuki. Seminggu pascalibur Lebaran, lonjakan kunjungan servis naik hampir 10% dibanding hari biasa. 

Menariknya, keluhan yang datang cenderung seragam. Berdasarkan catatan teknisi, gejala paling umum berasal dari sektor pengereman, kaki-kaki, serta performa pendingin ruangan yang mulai menurun.

"Kami menyebutnya 'penyesuaian kembali'. Mobil sudah sampai rumah, tapi beban teknis selama perjalanan baru terasa belakangan. Rata-rata datang bukan karena mogok, tapi karena mulai ada gejala kecil yang, kalau dibiarkan, lama-kelamaan bisa mengganggu," ujar Rahadian Wishwadewa, Service Manager Sejahtera Buana Trada Pulogadung.

Melihat pola serupa berulang setiap tahun, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggulirkan program After Mudik Campaign di Jabodetabek, sebuah inisiatif layanan purnajual bertujuan untuk pemeriksaan menyeluruh paska mudik.  

Di dalamnya, Suzuki menawarkan Paket Service Bundling senilai Rp900 ribu, mencakup penggantian oli mesin berikut filter oli, spooring serta balancing roda, hingga layanan tune-up mesin. 

Program ini berlaku mulai dari tanggal 15 hingga 30 April 2025 bengkel resmi Jabodetabek. Layanan menarik tersebut hanya berlaku bagi pelanggan yang memiliki mobil Suzuki dengan model APV, Ignis, Ertiga, All New Ertiga, XL7, dan Baleno. 

"Setelah menempuh perjalanan jarak jauh, mobil perlu dicek secara menyeluruh. Kebiasaan positif seperti ini sangat baik, karena kepedulian kita bisa mempengaruhi usia pakai kendaraan menjadi lebih Panjang," ungkap Hariadi, Asst. to Service Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).  

Berikut lima komponen mobil yang paling sering mengalami gangguan setelah musim mudik berakhir:

1. Rem dan Sistem Pengeraman

Sistem pengereman adalah komponen paling krusial dalam menjaga keselamatan berkendara, dan selama perjalanan jauh, terutama dalam kondisi mudik, rem bekerja jauh lebih intens dari biasanya. 

Mulai dari tanjakan panjang hingga kemacetan padat di jalur tol, kampas dan cakram bekerja terus-menerus dalam intensitas tinggi. 

Akibatnya, keausan kampas, peningkatan suhu berlebih, hingga penurunan kualitas minyak rem dimungkinkan terjadi. 

Pemeriksaan menyeluruh hingga penggantian komponen akan membantu memastikan bahwa fungsi vital ini tetap optimal dalam mengantisipasi kondisi darurat.

2. Oli Mesin dan Minyak Rem

Perjalanan jarak jauh menambah beban kerja mesin. Oli menjadi satu-satunya pelapis yang menjaga permukaan logam agar tidak saling bergesekan secara kasar. 

Begitu pula minyak rem yang bertugas menjaga sistem hidrolik tetap responsif. Pemeriksaan kuantitas dan kualitas dua cairan ini menjadi langkah sederhana, tapi sangat penting untuk menjaga performa mesin dan sistem pengereman tetap prima.

3. Ban

Salah satu konsekuensi dari perjalanan jauh adalah membuat penggunaan ban mobil menjadi lebih berat dibandingkan biasanya. 

Selain menopang bobot angkut lebih berat, ban mobil juga menempuh jarak lebih panjang dan lama, sehingga temperatur ban cenderung lebih panas serta dapat mengakibatkan penurunan kondisi dan kualitas daya cengkram. 

Maka dari itu, pemilik kendaraan disarankan untuk melakukan pengecekan pertama pada bagian ban secara mandiri setelah selesai melakukan perjalanan jauh

4. Filter AC

Kepadatan jalan dan durasi perjalanan panjang membutuhkan kenyamanan dari air conditioner (AC) yang sehat, sehingga keluarga tidak mudah merasa gerah selama perjalanan. 

Saat melakukan service di Bengkel Resmi, biasanya teknisi akan secara otomatis melakukan pengecekan komponen AC seperti kondisi evaporator, kompresor, tali kipas, hingga filter AC.

5. Suspensi

Di balik kenyamanan dan kestabilan mobil saat bermanuver, ada kerja senyap dari sistem suspensi. 

Jalan berlubang, pita kejut, atau kemiringan lintasn menuntut peredam kejut dan ball joint bekerja ekstra. 

Tanda-tanda seperti suara tidak wajar, mobil terasa kurang stabil, atau setir yang sedikit meleset dari arah lurus bisa menjadi isyarat awal bahwa bagian ini perlu dicek. 

Pemeriksaan menyeluruh bisa menghindari penurunan kenyamanan maupun performa jangka panjang.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close