Studi: Lockdown Akibat Covid di Seluruh Dunia Membuat Orang Lebih Kreatif

Nusantaratv.com - 16/05/2022 18:10

virus corona / brin.go.id
virus corona / brin.go.id

Penulis: Harry Prasetyo | Editor: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Penguncian atau lockdown akibat pandemi virus corona tentu saja merupakan masa yang sulit bagi banyak orang.  Namun sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di Paris menemukan bahwa beberapa individu menjadi lebih kreatif selama penguncian.

Ini didasarkan pada survei lebih dari 400 orang yang melibatkan orang dewasa berbahasa Prancis dengan menggunakan kuesioner dua bagian yang merujuk pada penguncian nasional wajib pertama Prancis yang berlangsung dari Maret hingga Mei 2020.

Bagian pertama dari survei terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang mencari untuk memahami keadaan dan perasaan peserta saat berada di rumah untuk waktu yang lama.

Peserta ditanya tentang situasi kehidupan mereka apakah mereka tinggal bersama keluarga atau sendirian, kondisi kesehatan mental mereka dan apakah mereka merasa lebih atau kurang kreatif dari sebelumnya. Bagian kedua menanyakan kepada peserta tentang kegiatan kreatif yang dilakukan selama kurungan seperti apa kegiatan tersebut dan frekuensinya serta apakah bermanfaat.

Kegiatannya mulai dari memasak, melukis, menjahit, berkebun, mendekorasi dll. Mereka juga ditanya apakah ada kegiatan yang mereka lakukan dalam lima tahun terakhir, apakah ada latihan dan apakah praktik itu meningkat selama lockdown.

Dari sekitar 28 aktivitas, peneliti melihat peningkatan 40 persen dalam aktivitas yang telah mereka praktikkan dalam lima tahun terakhir dengan lima aktivitas terbanyak termasuk memasak, olahraga, program tari, inisiatif swadaya, dan berkebun.

Para peneliti mengamati peningkatan besar dalam kegiatan kreatif yang dilakukan di rumah selama penguncian yang dapat dikaitkan dengan waktu ekstra yang dimiliki orang, merasa lebih termotivasi, kebutuhan untuk memecahkan masalah atau kebutuhan untuk beradaptasi dengan situasi baru.

Penulis studi Alizee Lopez-Persem di Inserm (Institut Kesehatan dan Penelitian Medis Nasional Prancis) di Paris menjelaskan, “Di sini, salah satu analisis kami menunjukkan bahwa ekspresi kreatif memungkinkan individu untuk mengelola emosi negatif mereka dengan lebih baik terkait dengan lockdown dan oleh karena itu merasa lebih baik selama masa sulit ini.”

Lopez-Persem menambahkan, “Pengamatan kami dapat memberikan hipotesis menarik untuk dijelajahi dalam studi masa depan untuk pemahaman yang lebih baik tentang dimensi afektif, emosional, dan kesejahteraan yang memodulasi kreativitas kami, yang dapat menginspirasi keputusan politik, sosial, atau manajemen.”

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in