Ssttt...Ternyata Ada Layanan Ambulan Khusus untuk Sapi Lo!

Nusantaratv.com - 15/11/2021 13:16

Pemerintah Uttar Pradesh siap untuk memulai layanan ambulans untuk sapi. (NDTV)
Pemerintah Uttar Pradesh siap untuk memulai layanan ambulans untuk sapi. (NDTV)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Pemerintah di negara bagian Uttar Predesh, India, siap untuk memulai layanan ambulans khusus sapi yang mengalami sakit parah.

Hal itu dikatakan Menteri Pengembangan Sapi Perah, Peternakan dan Perikanan Laxmi Narayan Chaudhary, seperti dikutip NDTV, Senin (15/11/2021).

Dia mengatakan sebanyak 515 ambulan khusus sapi disiapkan untuk skema baru ini. Ini kemungkinan menjadi yang pertama di negara tersebut. "Serupa dengan nomor layanan darurat 112, layanan baru ini akan membuka jalan bagi perawatan cepat untuk sapi yang sakit parah," kata Chaudhary kepada wartawan.

Ambulans itu dilengkapi dengan dokter hewan dan dua asisten. Layanan medis itu akan tiba sekitar 15 hingga 20 menit setelah panggilan layanan.

Di bawah skema yang dijadwalkan akan dimulai pada Desember mendatang, di mana pusat panggilan akan didirikan di Lucknow untuk menerima pengaduan, kata Chaudhary. 

Dia mengatakan program peningkatan breeding negara itu akan mendapat dorongan dengan penyediaan semen berkualitas tinggi gratis dan teknologi transplantasi embrio.

Chaudhary menambahkan teknologi transplantasi embrio sebenarnya akan menjadi revolusi di negara bagian karena akan mengubah bahkan sapi yang mandul menjadi hewan yang menghasilkan susu tinggi.

"Ini secara otomatis akan memecahkan masalah ternak liar karena peternak sapi akan berhenti melepaskan hewan yang menghasilkan setidaknya 20 liter susu per hari," terang Chaudhary.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, skema ini akan dimulai sebagai proyek percontohan di delapan distrik negara bagian, termasuk Mathura. Dan, untuk pertama kalinya dalam sejarah negara, pemerintah Yogi Adityanath memberikan dana kepada tempat penampungan sapi untuk memelihara sapi liar. 

"Tidak ada pemerintah sebelumnya di negara bagian yang mengambil langkah seperti itu," tukasnya.
 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in