Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Indonesia pada Sabtu, 30 Mei 2026, setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan selama empat hari di Prancis.
Berdasarkan tayangan Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.07 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia-1.
Kedatangan Presiden Prabowo disambut Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat yang telah menunggu di bawah tangga pesawat.
Kepala Negara turun dari pesawat sekitar pukul 10.17 WIB. Setibanya di landasan, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran saling memberikan hormat sebelum berjabat tangan.
Presiden Prabowo juga menyapa serta berjabat tangan dengan sejumlah pejabat yang hadir, di antaranya Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita.
Sebelum meninggalkan Lanud Halim Perdanakusuma menggunakan kendaraan Maung, Presiden Prabowo sempat berbincang dengan Wapres Gibran dan para pejabat yang menyambut kedatangannya.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis yang berlangsung pada 26-29 Mei 2026 menghasilkan sejumlah kesepakatan dan komitmen strategis di berbagai bidang, mulai dari pertahanan, ekonomi, pendidikan, hingga isu geopolitik global.
Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Presiden Prabowo menilai hubungan Indonesia dan Prancis saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara.

Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Indonesia pada Sabtu, 30 Mei 2026, setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan selama empat hari di Prancis. (Foto: Istimewa)
Kerja sama yang terus berkembang mencakup sektor pertahanan, pendidikan, energi bersih, sains dan teknologi, serta investasi.
"Kita tentunya akan lihat dalam saat yang mendatang kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak," kata Presiden Prabowo.
Di bidang pertahanan, Macron menyoroti kedatangan pesawat tempur Dassault Rafale pertama ke Indonesia sebagai simbol eratnya hubungan kedua negara.
Macron juga mengumumkan rencana pelaksanaan latihan militer bersama melalui Misi Pegasus pada September 2026.
"Dalam seluruh bidang, baik pesawat tempur, kemampuan Angkatan Laut Indonesia, kemampuan Angkatan Darat, latihan bersama maupun pelatihan, kami telah membawa kemitraan pertahanan dan keamanan ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dan sebentar lagi kami akan kembali berdiskusi untuk membangun perspektif-perspektif baru," tutur Macron.
Baca Juga: Prabowo dan Macron Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Bentuk Forum Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis
Selain kerja sama pertahanan, kunjungan tersebut juga menghasilkan peluncuran France-Indonesia High Level Business Council yang dibentuk oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia bersama MEDEF International guna memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
Sektor pendidikan turut menjadi fokus pembahasan. Prancis berkomitmen memperluas kolaborasi dalam pendidikan tinggi, penelitian, teknologi, dan inovasi sebagai kelanjutan kerja sama budaya yang telah dibangun melalui deklarasi strategi kebudayaan bersama di Candi Borobudur pada Mei 2025.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan sektor permuseuman, sastra, perfilman, fesyen, serta penguatan kolaborasi ilmiah dan universitas dalam rangka Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh