Nusantaratv.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Purbaya menjelaskan pidato tersebut akan menjadi sejarah lantaran KEM-PPKF akan disampaikan langsung oleh kepala negara.
"Ini sejarah untuk pertama kali Presiden menyampaikan pidato KEM-PPKF. Nggak ada (alasan) kan bebas. Nggak ada hukumnya kan," ujar Purbaya dikutip, Rabu 20 Mei 2026.
Purbaya menjelaskan Presiden Prabowo akan menyampaikan sejumlah pesan penting dalam RAPBN 2027.
"Ada pesan-pesan penting yang di KEM-PPKF, dimana di KEM-PPKF itu ada program-program unggulan Presiden. Jadi harus dia yang ngomong, bukan saya," lanjutnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RISufmi Dasco Ahmad menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi Presiden Republik Indonesia pertama yang secara langsung menyampaikan pidato mengenai KEM-PPKF.
"Saya baru cek tadi, mungkin ini baru pertama kali ya," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Menurutnya, selama ini penyampaian KEM-PPKF biasanya dilakukan oleh menteri yang mewakili Presiden dalam rangka pengantar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dasco mengatakan tidak ada aturan yang melarang Presiden menyampaikan langsung materi tersebut di hadapan anggota DPR RI.
"Itu boleh-boleh saja. Namanya ini pengantar untuk penyusunan APBN 2027," ujarnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh