Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan di Semarang 

Nusantaratv.com - 18/11/2021 13:48

Moeldoko/ist
Moeldoko/ist

Penulis: Ramses Manurung

Semarang, Nusantaratv.com-Kepala Staf Presiden, Moeldoko ditolak bicara dan diminta pulang oleh massa aksi Kamisan yang berunjuk rasa di depan PO Hotel Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/11/2021). 

Massa menuntut penegakan kasus Hak Asasi Manusia (HAM). 

Insiden pengusiran itu bermula saat Moeldoko mendadak menghampiri massa aksi Kamisan yang digelar di depan PO Hotel Semarang. Di depan Moeldoko massa meneriakkan tuntutannya soal penegakan kasus HAM.

Sebenarnya Moeldoko datang ke Semarang untuk tampil sebagai pembicara 
di Festival HAM yang digelar di PO Hotel.

Ia kemudian begeser ke Mal Paragon di sebelahnya untuk melihat Ormas-NGO Expo. Setelah mendapatkan informasi ada aksi Kamisan di dekat sana, Moeldoko pun jalan kaki lokasi aksi.

Moeldoko berjalan menuju ke lokasi aksi Kamisan didampingi Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar. Sesampainya di lokasi, massa langsung meneriakkan tuntutannya soal HAM.

Namun ketika Moeldoko memegang microphone dan hendak berbicara, ternyata massa menolak dan justru meminta Moeldoko untuk pulang.

Baca juga: Laporkan ICW, Moeldoko Dicecar 20 Pertanyaan 

"Sudah pulang saja," teriak salah satu peserta aksi, mengutip detikcom.

Sontak Moeldoko pun mengurungkan niatnya berbicara di depan massa aksi dan kembali ke arah mobilnya di Hotel PO. Ia mengatakan menghormati aksi Kamisan tersebut.

"Aksi Kamisan ini kan bagian dari kebebasan berpendapat, yang juga bagian dari HAM. Kita hormati, kita datangi, dengarkan aspirasinya. Ini bukti Negara Pemerintah hadir," kata Moeldoko.

Moeldoko lebih lanjut mengatakan pemerintah tetap berupaya menyelesaikan permasalahan HAM di Indonesia. Moeldoko juga menjelaskan pernah mendampingi Presiden menemui peserta aksi Kamisan di depan kantor Presiden.

"Saya mendampingi beliau pada acara Kamisan yang selalu ada di depan istana. Dipanggil, diajak berbicara, penekanan pada Jaksa Agung pada persoalan masalalu, segera diberesin tapi juga kita harus fair ada hal-hal yang memang tidak mudah untuk diselesaikan persoalan HAM masa lalu. Tetapi kita pemerintah beri penekanan yang fair, kebijakan pembangunan nasional harus mengedepankan HAM dan lingkungan hidup," tutur Moeldoko.

Sementara itu, usai didatangi Moeldoko, massa aksi Kamisan masih melanjutkan aksinya menuntut penegakan kasus HAM.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in