Minum Kopi Sebelum Belanja Bisa Bikin Kita Konsumtif?

Nusantaratv.com - 23/06/2022 20:40

Ilustrasi kopi di cangkir / usnews
Ilustrasi kopi di cangkir / usnews

Penulis: Harry Prasetyo | Editor: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Jika Anda mencoba mengendalikan pembelian impulsif, maka hindari minum kopi sebelum berbelanja. Karena sebuah studi baru mengungkapkan bahwa konsumsi kafein memengaruhi apa yang Anda beli dan berapa banyak yang Anda belanjakan saat berbelanja.

Studi yang dilakukan oleh University of South Florida (USF), menemukan bahwa pembeli yang minum secangkir kopi berkafein sebelum berbelanja menghabiskan sekitar 50 persen lebih banyak uang dan membeli hampir 30 persen lebih banyak barang daripada pembeli yang minum kopi tanpa kafein atau air.

Diterbitkan di Journal of Marketing, studi ini menyoroti tren peningkatan penambahan bar kopi di dekat pintu masuk toko ritel.

Menurut penulis utama Dipayan Biswas, Profesor Pemasaran Frank Harvey Endowed di USF, konsumsi kafein membawa kita ke keadaan energik yang lebih tinggi, membuat kita kehilangan kendali diri untuk pembelian impulsif.

"Kafein, sebagai stimulan yang kuat, melepaskan dopamin di otak, yang menggairahkan pikiran dan tubuh. Ini mengarah ke keadaan energik yang lebih tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan impulsif dan menurunkan kontrol diri. Akibatnya, asupan kafein mengarah ke belanja. impulsif dalam hal jumlah barang yang dibeli lebih banyak dan pengeluaran yang lebih besar," katanya.

Tim peneliti melakukan tiga percobaan dengan menyiapkan mesin espresso di pintu masuk toko ritel, rantai ritel dan toko perlengkapan rumah di Prancis dan department store di Spanyol.

Saat masuk, pembeli diberikan secangkir kopi berkafein gratis (mengandung sekitar 100 mg kafein) atau kopi tanpa kafein atau air. Para peneliti kemudian memeriksa struk pembeli saat keluar dari toko. Mereka menemukan bahwa dibandingkan dengan mereka yang minum kopi tanpa kafein atau air, orang yang berkafein membeli lebih banyak barang dan menghabiskan lebih banyak uang.

Anehnya, konsumsi kafein juga memengaruhi jenis barang yang dibeli para peserta. Pembeli yang minum kopi berkafein membeli lebih banyak barang yang tidak penting, seperti lilin beraroma dan wewangian, daripada yang lain.

Para peneliti juga menemukan dampak serupa dari konsumsi kafein selama belanja online.

Tim membuat percobaan keempat di laboratorium, termasuk 200 siswa sekolah bisnis. Mereka peserta dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok mengkonsumsi kopi berkafein dan lainnya kopi tanpa kafein, dan diminta untuk memilih item dari daftar 66 pilihan untuk pembelian.

Ditemukan bahwa siswa berkafein memilih lebih banyak barang yang dianggap sebagai pembelian impulsif, seperti pemijat, sedangkan kelompok tanpa kafein memilih barang yang lebih praktis, seperti buku catatan.

Biswas mencatat bahwa sementara asupan kafein moderat dapat memiliki manfaat kesehatan yang positif, ada konsekuensi yang tidak diinginkan dari berkafein saat berbelanja.

Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar konsumen yang mencoba mengendalikan pengeluaran impulsif harus menghindari konsumsi minuman berkafein sebelum berbelanja.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in