Nusantaratv.com-Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjelang peresmian nasional pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Pengecekan dan peninjauan dilakukan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas, pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan tersebut juga diikuti secara daring oleh KDKMP dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis, sarana pendukung, serta kesiapan sumber daya manusia di lokasi percontohan tersebut telah sesuai target pemerintah sebelum diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pengecekan itu, Menkop dan Wakil Panglima TNI turut mendengarkan paparan dari Komandan Kodim 0701/Banyumas, Kodim 0705/Magelang, dan Kodim 0708/Purworejo terkait kesiapan operasional KDKMP di wilayah masing-masing.
Setelah mendengarkan paparan, Tandyo Budi Revita menekankan pentingnya validasi data penerima manfaat dan pemetaan kebutuhan masyarakat agar keberadaan koperasi benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga di lapangan.
"Yakinkan dulu jumlah masyarakat yang akan dilayani. Petakan kembali titik-titik yang jumlah warganya cukup banyak, kemudian sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan sehingga pelayanan pemerintah kepada masyarakat bisa optimal," katanya.
Ia juga meminta seluruh perangkat pendukung, termasuk gerai pelayanan, gudang, dan infrastruktur digital yang akan menunjang operasional koperasi dipastikan siap digunakan.
Selain itu, Tandyo memberi perhatian khusus terhadap kesiapan jaringan internet yang akan menjadi salah satu penopang utama sistem pelayanan koperasi berbasis digital.
"Yakinkan lagi item dan jumlah isian di setiap titik. Besok ada rencana uji coba akses internet, tolong dimanfaatkan dengan baik agar semuanya benar-benar siap," kata Tandyo.
Sementara itu, Menkop Ferry Juliantono mengatakan persiapan menjelang peluncuran nasional KDKMP terus dipercepat agar koperasi yang diresmikan Presiden benar-benar siap beroperasi dan dapat langsung melayani masyarakat.
Menurut dia, peluncuran pada Sabtu, 16 Mei 2026, bukan sekadar seremoni, melainkan peresmian koperasi yang telah memiliki kesiapan bangunan fisik, gudang, gerai, perlengkapan, barang dagangan, hingga sumber daya manusia.
"Rencana launching (peluncuran) 16 Mei oleh Bapak Presiden adalah launching Koperasi Desa Merah Putih yang siap operasional, artinya kesiapan bangunan fisik, gudang, gerai, alat kelengkapan, barang dagangan, termasuk sumber daya manusia, semuanya siap meskipun belum sempurna," katanya, dikutip dari Antara.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan BUMN yang dinilai bergerak cepat dalam menyiapkan Banyumas sebagai salah satu lokasi percontohan nasional.
Selain itu, Ferry Juliantono menekankan pentingnya penguatan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal agar dapat menjadi bagian dari rantai pasok koperasi desa.
"Kita harus memberikan prioritas untuk mendampingi produk UMKM, mengkurasi, menginkubasi, bahkan kalau perlu membiayai supaya produk-produknya benar-benar berkualitas, berkelanjutan, dan layak dijual di koperasi desa Merah Putih," katanya.
Menkop berharap keberadaan KDKMP dapat menjadi model badan usaha milik masyarakat desa dan kelurahan yang dikelola secara modern, profesional, serta mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi anggota maupun masyarakat luas.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh