MBG Tetap Berjalan Selama Ramadhan

MBG Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Nusantaratv.com - 29 Januari 2026

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) (kedua kiri) dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kedua kanan) dalam rapat koordinasi terbatas penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. (ANTARA/Aria Ananda) (Antara)
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) (kedua kiri) dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kedua kanan) dalam rapat koordinasi terbatas penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. (ANTARA/Aria Ananda) (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah dengan skema penyesuaian agar pelayanan berjalan optimal tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.

Penyesuaian tersebut disepakati dalam rapat koordinasi terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan terkait penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG yang digelar di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

“Pelaksanaan MBG pada bulan Ramadhan tetap berjalan,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), dikutip dari Antara.

Zulhas menjelaskan penyesuaian mekanisme dilakukan untuk memastikan program tetap tepat sasaran sekaligus menghormati praktik ibadah peserta didik Muslim. Menurut dia, siswa di wilayah yang mayoritas menjalankan puasa akan menerima makanan kering yang dapat dikonsumsi saat berbuka.

Sementara itu, sekolah di daerah yang mayoritas tidak menjalankan puasa tetap memperoleh layanan MBG sebagaimana hari biasa. Pemerintah juga memastikan layanan bagi kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui tetap diberikan secara normal sepanjang Ramadhan.

“Sekolah yang non-Muslim (distribusi MBG) seperti biasa. Ibu hamil, balita juga seperti biasa," ujar dia.

Ilustrasi - Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (23/9/2025). (Foto: ANTARA/Risky Syukur/am)

Lebih lanjut, Zulhas menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di lingkungan pesantren juga disesuaikan dengan waktu distribusi yang digeser ke sore hari sehingga makanan dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan skema pelaksanaan MBG selama Ramadhan telah disiapkan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di masing-masing daerah.

Menurut dia, menu yang disediakan tetap memenuhi standar kecukupan gizi meskipun dikemas dalam bentuk makanan kering.

“Untuk anak sekolah yang puasa, dibagikan saat pulang sekolah untuk berbuka,” ungkap Dadan.

Pemerintah menilai penyesuaian tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan Program MBG sekaligus memastikan penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah masyarakat selama bulan suci.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pangan, hingga akhir Januari 2026 Program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, yang dilayani oleh 22.091 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif.

Selain berkontribusi pada pemenuhan gizi masyarakat, program MBG juga berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah. Pemerintah mencatat sebanyak 924.424 tenaga kerja langsung terlibat di SPPG, didukung oleh 68.551 pemasok bahan pangan serta 21.413 mitra usaha, yang mayoritas berasal dari pelaku UMKM lokal.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close