Makin Menyebar! Kasus Varian Covid-19 di RI Bertambah jadi 3 Orang

Nusantaratv.com - 18/12/2021 13:52

Ilustrasi varian Omicron/ist
Ilustrasi varian Omicron/ist

Penulis: Ramses Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Jumlah kasus positif covid-19 varian Omicron kembali bertambah menjadi tiga orang. Angka tersebut diperoleh setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan dua kasus baru positif covid-19 Omicron.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmidzi, menjelaskan dua pasien tersebut merupakan hasil pemeriksaan sampel dari lima kasus probable Omicron yang baru kembali dari luar negeri.

"Dua pasien terkonfirmasi terbaru adalah IKWJ, 42 tahun, laki-laki, perjalanan dari Amerika Selatan, serta M, 50 tahun, laki-laki, perjalanan dari Inggris. Saat ini keduanya sedang menjalani karantina di Wisma Atlet," kata dr Nadia, Sabtu (18/12/2021).

Kedua pasien terbaru terkonfirmasi Omicron setelah menjalani karantina wajib 10 hari sekembali dari luar negeri.

Seperti diberitakan, pasien Omicron pertama terkonfirmasi pada Kamis (16/12/2021) berinisial N yang merupakan pekerja pembersih di Wisma Atlet Kemayoran.

Baca juga: Omicron Masuk RI, Puan: Gencarkan Tracing Antisipasi Penyebaran!

Nadia meminta masyarakat tetap waspada dan tidak bepergian ke luar negeri. Dia mengingatkan penyebaran Omicron sangat cepat.

"Indonesia adalah salah satu negara paling aman dari covid-19. Jika kita ke luar negeri, kita akan keluar dari zona aman menuju zona berbahaya. Jika kembali, nanti akan berpotensi membawa Omicron ke Indonesia dan pastinya akan merusak situasi yang sudah kondusif ini," ujar Nadia, mengutip detikcom.

Nadia menambahkan kasus covid-19 di beberapa negara Eropa, Afrika, dan Amerika saat ini sedang melonjak tajam karena menyebarnya varian Omicron yang memiliki daya tular lima kali lipat dari varian Delta. Varian Delta sendiri pernah membuat Indonesia mencatat rekor tertinggi penularan covid-19 di bulan Mei dan Juni hingga membuat fasilitas kesehatan penuh.


 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in