Layanan Google Translate Resmi Ditutup di China, Ini Penyebabnya 

Nusantaratv.com - 04/10/2022 22:45

Layanan Google Translate/ist
Layanan Google Translate/ist

Penulis: Adrishta Riana

Nusantaratv.com - Google terpaksa menutup layanan Google Translate di China. Pasalnya, layanan penterjemah berbagai bahasa di dunia tersebut minim pengguna di China daratan.

Dengan ditutupnya situs Google Translate untuk China daratan (translate.google.cn) kini tidak bisa diakses. Para pengguna diarahkan ke situs Google Translate di Hong Kong. Tapi situs ini tidak bisa diakses dari China daratan.

"Kami menghentikan Google Translate di China daratan karena minimnya pengguna," kata juru bicara Google, Selasa (4/10/2022).

Google memang memiliki hubungan yang rumit dengan pasar China. Ditutupnya Google Translate juga menandai akhir dari salah satu produk terakhirnya yang masih tersisa di China daratan.

Google pertama kali hadir di China pada tahun 2006 dengan mesin pencari khusus yang menuruti aturan sensor pemerintah China. Tapi pada tahun 2010, mesin pencari Google dihentikan operasionalnya di China karena permintaan sensor yang lebih ketat.

Layanan Google lainnya yang populer, termasuk Google Maps dan Gmail, juga ikut diblokir oleh pemerintah China. Alhasil kompetitor lokal seperti Baidu dan Tencent mendominasi lanskap internet China dengan menghadirkan beragam layanan mulai dari mesin pencari sampai penerjemah.

Saat ini kehadiran Google di China terbilang sangat terbatas dibandingkan perusahaan teknologi Amerika Serikat lainnya. Beberapa perangkatnya, termasuk smartphone Pixel, diproduksi di China, mengutip detikcom. 

Setelah absen di China sejak tahun 2010, Google pernah mencoba meluncurkan kembali mesin pencarinya di China pada tahun 2018. Tapi rencana ini dibatalkan setelah menuai kritik dari karyawan dan politisi AS.

Perusahaan teknologi AS memang tak bisa leluasa melakukan ekspansi bisnisnya ke negeri Tirai Bambu. Hal itu disebabkan adanya perseteruan antara pemerintah AS dan China di bidang teknologi. Terbaru, Nvidia mengungkap perintah pemerintah AS untuk membatasi penjualan chip kecerdasan buatan (AI) ke China.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



1

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in