Kemendes PDT Dorong Pendamping Desa Giatkan Publikasi Pemanfaatan Dana Desa

Kemendes PDT Dorong Pendamping Desa Giatkan Publikasi Pemanfaatan Dana Desa

Nusantaratv.com - 15 September 2026

Ilustrasi Dana Desa. (Antara)
Ilustrasi Dana Desa. (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta para pendamping desa untuk terlibat aktif dalam mempublikasikan penggunaan Dana Desa kepada publik.

Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa (FPDD) Kemendes PDT, Friendy P. Sihotang, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi ini agar masyarakat dapat melihat secara langsung wujud nyata pembangunan yang dibiayai oleh Dana Desa.

"Jadi, kita jangan hanya menampilkan angka-angka, tetapi bagaimana bentuk fisik, bukti penggunaan Dana Desa. Itu yang harus kita sampaikan kepada publik. Itu yang paling penting sebenarnya," ujar Friendy saat memberikan sambutan dalam rapat pendataan data pemanfaatan Dana Desa secara daring di Jakarta, Selasa (15/9).

Friendy mengakui bahwa upaya penyebarluasan informasi terkait alokasi anggaran tersebut sebenarnya sudah berjalan. Meski demikian, pelaksanaannya dinilai masih minim sehingga perlu dioptimalkan agar jangkauan informasinya bisa memperluas keterlibatan publik.

"Kalau bukan sekarang, kapan lagi, kira-kira gitu. Nah, ini mungkin sudah kita lakukan tapi masih minim kira-kira gitu. Oleh sebab itu mari kita maksimalkan upaya-upaya publikasi ini supaya menyentuh banyak pihak," kata dia.

Selain peran langsung dari para pendamping, Kemendes PDT juga mendorong penguatan kapasitas perangkat desa. Para pendamping diharapkan dapat mengadvokasi serta membimbing pemerintah desa agar mandiri dalam mengelola publikasi program-programnya.

"Nah, itu mungkin tantangan tersendiri buat kita sehingga memperdayakan pemerintah desa, mengoptimalkan sebagai mitra pemerintah desa. Ini bisa kita lakukan bersama. Nanti, kita siapkan atau kita advokasi bagaimana caranya desa itu bisa melakukan publikasi-publikasi," ujarnya.

Langkah ini dipandang krusial untuk menegaskan bahwa keberadaan Dana Desa sejatinya berorientasi pada kesejahteraan bersama, bukan sekadar urusan birokrasi antara pemerintah desa dan pendamping semata.

"Jangan seakan-akan Dana Desa itu milik kita, milik pendamping, milik desa, tetapi milik semuanya," kata dia.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close