Jokowi Disebut Kesulitan Pilih Panglima TNI Pengganti Hadi

Nusantaratv.com - 19/10/2021 07:49

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Net)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Politikus Golkar sekaligus Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mendengar kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesulitan dalam memilih Panglima TNI baru sebagai pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.

Penyebabnya, lantaran ada tiga calon potensial yang kinerjanya bagus.

"Kalau figur, semua bagus, semua calon-calon yang kita dengar memang pasti presiden sulit untuk memutuskan karena pertimbangannya banyak dan calon-calonnya bagus-bagus semua," ujar Meutya kepada wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (18/10/2021).

Dia memperkirakan Surat Presiden (Surpres) dari Jokowi dikirim ke DPR awal November mendatang. DPR masih memiliki waktu untuk memproses surpres itu karena Hadi baru memasuki masa pensiun pada akhir November 2021.

"Kurang lebih awal-awal November [2021], begitu yang saya dengar terakhir, dan memang masih ada waktu sampai akhir November prosesnya," kata Meutya.

Dia menegaskan bahwa pergantian Panglima TNI tidak perlu dilakukan secara terburu-buru.

Jokowi sebagai pemegang hak prerogatif jua punya cukup waktu waktu untuk memilih sosok yang tepat untuk dicalonkan menjadi Panglima TNI.

"Jadi saya rasa enggak apa-apa, DPR ini memberikan waktu yang diperlukan oleh Presiden sebagai pemegang prerogatif untuk menentukan Panglima TNI supaya yang terpilih nanti yang terbaik, selama tidak melanggar batasan-batasan aturannya," tutur Meutya.

Sebelumnya Juru Bicara Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini mengatakan Jokowi sedang mempersiapkan kandidat terbaik untuk memimpin TNI.

Faldo memastikan tidak akan ada kekosongan kepemimpinan di TNI. Ia menyebut Jokowi akan menyurati DPR sebelum masa bakti Hadi selesai di akhir November.

"Masih ada waktu mencari perwira terbaik yang ingin mengorbankan dirinya untuk membawa Indonesia bangkit dari pandemi. Tugas berat ini," tutur Faldo.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in