Inilah 3 Konglomerat ‘Raja’ Minyak Goreng Indonesia

Nusantaratv.com - 20/05/2022 14:48

Ilustrasi Minyak Goreng
Ilustrasi Minyak Goreng

Penulis: Armansyah | Editor: Supriyanto

Nusantaratv.com - Minyak goreng menjadi salah satu kebutuhan utama dapur masyarakat Indonesia. Dengan naiknya harga minyak goreng secara dratis yang terjadi akhir-akhir ini membuat banyak ibu-ibu rumah tangga pusing dibuatnya.

Tidak hanya ibu-ibu rumah tangga, kenaikan harga minyak goreng ini juga menyulitkan para pengusaha kecil seperti penjual gorengan, industri rumahan pengrajin keripik, Kerupuk dan lain-lain, bahkan sebagian ada yang memberhentikan usahanya karena mahalnya harga minyak goreng ini.

Namun bagi beberapa konglomerat yang menguasai perdagangan minyak goreng, bisa dipastikan kenaikan harga minyak goreng saat ini menguntungkan buat mereka. 

Berikut konglomerat yang memiliki bisnis dibidang minyak goreng yang menduduki posisi tiga besar di Indonesia.

1. Keluarga Widjaya

Keluarga Widjaja atau Grup Sinar Mas menjadi keluarga pemilik bisnis minyak goreng terkaya di Indonesia dengan kekayaan 9,7 miliar dollar AS atau setara Rp 139,5 triliun.

Di Indonesia, Keluarga Widjaya ada di urutan kedua di daftar orang terkaya. Kekayaan Sinar Mas hanya kalah oleh Keluarga Hartono pemilik BCA dan Djarum.

Kelompok bisnis ini didirikan oleh Eka Tjipta yang meninggal pada Januari 2019 di usia 98 tahun. Empat putra tertua Widjaja mengawasi kerajaan bisnis yang dibangunnya, sementara yang lain membangun bisnis sendiri.

Salah satu perusahaan penyumbang pendapatan terbesar berasal dari minyak goreng.  Produk minyak goreng terkenalnya adalah Filma.

Bersama dengan Sudono Salim, Eka Tjipta sebelumnya juga sukses membuat produk minyak goreng Bimoli, namun kemudian pecah kongsi dengan Grup Salim. Selain sawit dan minyak goreng, Sinar Mas juga berbisnis di bidang kertas, real estate, jasa keuangan, kesehatan, dan telekomunikasi.

2. Keluarga Salim

Grup Salim berada di urutan kedua di Indonesia yang memiliki bisnis sawit dan minyak goreng.

Pewaris Grup Salim yang juga putra Sudono Salim, Anthoni Salim memiliki total kekayaan sebesar USD8,5 miliar dollar AS atau setara dengan Rp122,9 triliun yang sebagian besar berasal dari Indofood atau USD5,8 miliar.

Kelapa sawit dan minyak goreng juga jadi penyumbang pundi-pundi kekayaan Grup Salim. Bisnis kelapa sawit Keluarga Salim dijalankan lewat perusahaannya Indofood Agri Resources Ltd.

Perusahaan sawit lain di bawah Grup Salim antara lain PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Produk minyak goreng terkenal dari Grup Salim adalah Bimoli, Delima, dan Happy.

3. Bachtiar Karim

Bachtiar Karim menempati urutan ketiga pengusaha minyak goreng paling kaya di Indonesia. Sementara secara nasional, ia berada di peringkat kesepuluh orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan bersih USD3,5 miliar.

Bachtiar Karim bersama dengan saudaranya, Burhan dan Bahari, adalah pemilik Grup Musim Mas, salah satu perusahaan sawit terbesar di Indonesia. Pada 2019, penjualan konglomerasi sawit itu mencapai USD6,6 miliar. Produk minyak goreng terkenal dari Musim Mas adalah Sanco, Amago, dan Voila.

Selain ketiga konglomerat di atas, masih ada beberapa taipan yang juga pemilik bisnis minyak goreng dan perkebunan kelapa sawit. Meski tak masuk dalam daftar 10 besar orang terkaya Indonesia, mereka masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Beberapa konglomerat tersebut di antaranya Martua Sitorus (Grup Wilmar) dan Sukanto Tanoto grup usaha Royal Golden Eagle International (RGEI) yang dulu dikenal sebagai Raja Garuda Mas yang berbasis di Singapura.

Itulah konglomerat yang kaya raya berkat minyak goreng. Semoga informasi ini menambah wawasan kita semua.

Sumber: harianhaluan.com

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in