Ini Kronologi Ibunda-Arteria Cekcok dengan Wanita Ngaku Anak Jenderal TNI Bintang 3

Nusantaratv.com - 22/11/2021 14:52

Arteria Dahlan, ibu dan perempuan yang mengaku anak jenderal TNI.
Arteria Dahlan, ibu dan perempuan yang mengaku anak jenderal TNI.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dan ibunda terlibat cekcok mulut dengan wanita yang mengaku anak jenderal TNI bintang tiga. Arteria mengungkapkan kronologi ribut-ributnya hingga tasnya disepak.

"Pas landing di bandara, staf saya itu nurunin barang," ujar Arteria, Senin (22/11/2021).

Arteria mengaku duduk di kursi ekonomi dalam penerbangan tersebut, tepat di belakang kursi kelas bisnis. Arteria menyebut rombongannya kemudian dianggap menghalangi jalan.

"Kita kan sama-sama di ekonomi, pas di belakang bisnis. Entah kenapa kami dianggap menghambat jalan, (tapi) pintunya belum dibuka," kata Arteria.

Arteria menyebut wanita mengaku anak jenderal TNI itu ingin terlihat berbeda dan dia tidak masalah dengan hal itu. Arteria menekankan dirinya dan keluarga tidak menghalangi jalan, apalagi ibunya berusia 80 tahun.

"Dia ingin memperlihatkan dia agak berbeda. Tapi kita kan tidak mempermasalahkan. Dia bilang barang bawaan saya banyak, orang saya bertiga bawa koper dua, wajar kan?" kata Arteria.

"Orang tua saya 80 tahun, dia butuh penyangga tulang itu, memang harus kita bawa, ditenteng-tenteng begitu. Kalau kami kelebihan, itu ada otoritasnya," imbuh politikus PDI Perjuangan, dikutip dari Detik.com.

Arteria menyebut barang bawaannya sudah difoto-foto oleh polisi. Namun, Arteria heran tasnya sampai disepak.

"Sudah difotoin semua sama polisi itu semua, orang kita bertiga, koper cuma dua. Ditendanglah tas itu, disepak, ibu saya kan cuma 'Kok begitu?', cuma begitu saja. Disepaklah istilahnya," kata Arteria Dahlan.

Arteria mengaku sudah berbicara dengan si wanita mengaku anak Jenderal TNI tersebut. Namun, wanita tersebut, diceritakan Arteria, malah marah-marah lagi.

"Sudah, sampai di jalan saya ngomong sama suaminya, kan naik bus itu, 'Mas kalau boleh jangan begini'. Kemudian dia meradang maki-maki saya sampaikan ke tempat bagasi, mulai dari bus turun lorong itu, sampai ke tempat bagasi," jelas Arteria. 

Kapuspen TNI Mayjen Prantara Santosa telah dimintai konfirmasi mengenai hal ini, namun belum ada jawaban.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in