Nusantaratv.com - Hyundai menyiapkan ekspansi produk besar-besaran dengan rencana meluncurkan lebih dari 100 model baru dan penyegaran hingga 2030.
Dalam delapan bulan ke depan saja, Hyundai akan memperkenalkan tujuh kendaraan baru. Dilansir dari Carscoop, Jumat (28/8/2026), rencana tersebut diumumkan dalam ajang CEO Investor Day 2026.
Secara global, Hyundai menargetkan puluhan peluncuran di berbagai pasar, termasuk 58 model di Amerika Utara, 49 di Korea, 41 di Eropa, 26 di India, dan 22 di China.
Sejumlah model yang masuk dalam rencana tersebut antara lain Elantra, Tucson, dan Ioniq 3. Hyundai juga menyiapkan model-model baru untuk memasuki lebih dari 18 segmen dan pasar yang sebelumnya belum digarap secara serius.
Hyundai Santa Fe EREV Meluncur 2027
Salah satu model yang menarik adalah Hyundai Santa Fe Extended-Range Electric Vehicle (EREV) yang dijadwalkan meluncur pada paruh pertama 2027. SUV ini diperkirakan mampu menempuh jarak gabungan lebih dari 966 km.
Santa Fe EREV akan diproduksi di Hyundai Motor Manufacturing Alabama dan menawarkan pengalaman berkendara seperti mobil listrik, dengan keunggulan jarak tempuh lebih panjang dan mengurangi kekhawatiran terkait pengisian baterai.
Hyundai juga akan menghadirkan SUV segmen B global terbaru. Eropa akan mendapatkan model segmen B kedua, sedangkan India disiapkan crossover listrik segmen A yang lebih kecil.
Lima Mobil Listrik Baru untuk Eropa
Hyundai menargetkan Eropa memiliki portofolio kendaraan yang sepenuhnya elektrifikasi. Perusahaan menyiapkan lima crossover dan kendaraan komersial ringan listrik baru.
Penjualan kendaraan listrik Hyundai di Eropa ditargetkan meningkat signifikan, dari sekitar 116.000 unit pada 2025 menjadi lebih dari 420.000 unit pada 2030.
Dua model segmen B yang akan datang dipastikan menggunakan tenaga listrik. Keduanya akan ditemani crossover listrik segmen D serta dua van listrik.
Sementara itu, India akan mendapatkan crossover listrik baru pada kuartal IV dengan sistem infotainment generasi terbaru dan teknologi pengemudian semi-otonom Level 2. Hyundai juga menyiapkan SUV medium bermesin pembakaran internal (ICE).
Hyundai Bidik Kebangkitan di China
Di China, Hyundai berupaya membalikkan kinerja bisnis melalui sejumlah produk baru. Ioniq V akan menjadi salah satu model utama, disusul kendaraan listrik dan EREV pada 2027.
SUV segmen B akan menggunakan tenaga listrik penuh, sedangkan SUV segmen C tersedia dalam pilihan listrik dan extended-range. Model EREV tersebut ditargetkan memiliki jarak tempuh hingga 600 km.
Hyundai selanjutnya menyiapkan tiga kendaraan segmen D berupa sedan, crossover, dan MPV. Model-model tersebut akan dibekali teknologi pengemudian otonom Level 3 serta sistem penggerak generasi terbaru.
Genesis Perluas Pasar
Merek premium Hyundai, Genesis, juga akan memperluas portofolionya. Strategi tersebut dipimpin GV90 dan GV80 Hybrid, serta SUV extended-range yang direncanakan hadir pada 2027 dengan jarak tempuh lebih dari 1.030 km.
Genesis menargetkan ekspansi ke pasar baru, termasuk India dan kawasan Asia Pasifik. Hingga 2030, merek premium ini ditargetkan hadir di lebih dari 40 negara dengan penjualan tahunan mencapai 350.000 unit.
Di sisi lain, Hyundai juga akan memperluas lini performa N dengan target penjualan 100.000 unit per tahun pada 2030.
Hyundai turut membidik segmen yang selama ini menjadi "ruang kosong" bagi perusahaan. Salah satu langkahnya adalah menghadirkan kendaraan dengan sasis rangka, termasuk pikap ukuran menengah.
Dengan strategi tersebut, Hyundai tak hanya memperbanyak model, tetapi juga memperluas jangkauan produk listrik, hybrid, EREV, kendaraan performa, hingga pikap di berbagai pasar dunia.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh