Honda Perpanjang Penutupan Pabrik di China, Krisis Chip Global Masih Menghantui

Honda Perpanjang Penutupan Pabrik di China, Krisis Chip Global Masih Menghantui

Nusantaratv.com - 06 Januari 2026

Ilustrasi. Logo Honda. (Foto: Dok/Anushree Fadnavis/Reuters)
Ilustrasi. Logo Honda. (Foto: Dok/Anushree Fadnavis/Reuters)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Honda Motor mengumumkan perusahaan akan memperpanjang penghentian produksi di tiga pabrik mobilnya di China selama dua pekan. 

Langkah ini diambil akibat berlanjutnya kekurangan semikonduktor yang masih menekan rantai pasokan industri otomotif global.

Melansir Reuters, Selasa (6/1/2026), ketiga pabrik tersebut dikelola bersama Guangzhou Automobile Group. Awalnya, operasional dijadwalkan kembali berjalan pada Senin (5/1/2026), namun kini ditunda hingga 19 Januari, ungkap juru bicara Honda.

Gangguan produksi ini dipicu oleh keterlambatan pasokan chip dari Nexperia, perusahaan semikonduktor asal Belanda yang merupakan anak usaha Wingtech dari China. 

Kondisi tersebut sebelumnya juga memaksa sejumlah produsen otomotif dunia memangkas kapasitas produksi mereka dalam beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, Honda menyatakan tidak secara langsung mengaitkan perpanjangan penangguhan produksi ini dengan Nexperia.

Sebelumnya, Honda juga sempat menghentikan dan mengurangi produksi di beberapa pabrik Amerika Utara pada periode akhir Oktober hingga November tahun lalu. Hal ini menunjukkan Honda masih rentan terhadap fluktuasi pasokan chip global.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close