Elon Musk Bantah Lakukan Pelecehan Seksual ke Pramugari

Nusantaratv.com - 21/05/2022 18:50

Elon Musk. (Net)
Elon Musk. (Net)

Penulis: Yusuf

Nusantaratv.com - Bos Tesla dan SpaceX Elon Musk menampik melakukan pelecehan seksual kepada pramugari SpaceX pada 2016. Bantahan tersebut ia sampaikan usai Business Insider melaporkan bahwa SpaceX membayar uang kesepakatan senilai US$250.000 pada 2018, pasca seorang pramugari SpaceX menuduh Musk melakukan pelecehan seksual.

"Saya menantang pembohong yang mengklaim bahwa teman mereka melihat saya, coba deskripsikan apa pun, luka, atau tato saya yang tidak publik tahu. Saya kira dia tidak akan bisa melakukannya. Karena hal itu tidak pernah terjadi," cuit Musk melalui akun Twitter, Sabtu (21/5/2022).

Editor in Chief Insider Nicholas Carlson merespons cuitan Elon Musk. Ia menegaskan bahwa laporan yang dipublikasikan Business Insider berdasarkan pada dokumen dan wawancara.

Berdasarkan dokumen dan wawancara, Business Insider menyebut pramugari itu merupakan kru kabin yang dipekerjakan secara kontrak untuk perusahaan jet SpaceX.

Pramugari tersebut menuduh Musk memperlihatkan penis dan menggesek-gesek kakinya tanpa persetujuan. Musk juga menawarkan pramugari tersebut seekor kuda dan memintanya melakukan pijatan erotis.

Sementara, menurut Insider, saat diminta respons soal tuduhan tersebut, Musk mengatakan bahwa ceritanya lebih dari sekadar itu.

Insider menuturkan, Elon Musk mengatakan tuduhan pelecehan seksual itu bukan kali pertama selama 30 tahun perjalanan karirnya. Musk juga menuturkan cerita kasus pelecehan seksual itu dilatarbelakangi motivasi politik.

Tapi, Elon Musk membantah pernah merespons Business Insider soal kasus pelecehan seksual itu.

Musk pun menduga cerita itu muncul usai dirinya menyatakan akan mengembalikan kebebasan berbicara (free speech) di Twitter dan memilih Partai Republik.

Editor investigasi Insider, John Cook, menegaskan pihaknya berusaha menghubungi Musk sebelum CEO Tesla tersebut berbicara soal dukungan untuk Partai Republik.

Business Insider dalam artikelnya pun menyatakan sudah meminta komentar Musk, tapi tak merespons. Sementara, SpaceX juga tidak merespons permintaan tanggapan dari CNN.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in