Dituding Biang Kerok PMK, Ini Negara Asal Daging Sapi RI

Nusantaratv.com - 15/05/2022 19:43

Ilustrasi. (Antara)
Ilustrasi. (Antara)

Penulis: Yusuf

Nusantaratv.com - Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan menyebar di sejumlah daerah Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, ada enam wilayah yang menjadi titik penyebaran penyakit itu.

Titik tersebut berada di dua tubuh provinsi, yakni Aceh dan Jawa Timur. Untuk Aceh titik penyebaran terdapat di Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Sedangkan di Jawa Timur, PMK terdeteksi di Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto.

Serikat Petani Indonesia (SPI) menuding penyakit itu dipicu impor daging sapi yang meningkat beberapa waktu terakhir. Ketua Umum SPI Henry Saragih menjelaskan, Indonesia sebenarnya sudah bebas PMK sejak tahun 90-an. Tapi, virus ini kembali muncul seiring dengan meningkatnya impor daging sapi.

"Virus PMK ini muncul diduga karena impor daging, sapi, dan ternak lainnya dari luar yang meningkat dari negara-negara yang masih ada zonasinya wabah PMK," ujar Henry, Kamis (12/5/2022).

Indonesia memang mengimpor komoditas itu untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Australia mendominasi sebagai pemasok daging sapi impor di Indonesia.

Mengutip data Badan Pusat Statistik ( BPS), Indonesia mengimpor 223.423,7 kilogram daging sapi pada 2020 dari sejumlah negara, termasuk Australia, Selandia Baru, India, hingga Spanyol. Berikut daftar dan rinciannya:

1. Australia
Australia mengekspor 105,1 juta kilogram daging ke Indonesia pada 2020 dengan nilai transaksi US$296,07 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan pada 2019 yang mencapai 122,6 juta kilogram dengan nilai transaksi US$362,2 juta.

Australia tercatat mengekspor 100,6 juta kilogram pada 2018 dan 85,1 juta kilogram pada 2017.

2. Selandia Baru
Selandia juga menjadi negara pengekspor daging sapi ke Indonesia dengan 14,4 juta kilogram bernilai transaksi US$34 juta pada 2020. Jumlah ini menurun dari 2019 yang mencapai 14,9 kilogram dengan nilai transaksi US$41,6 juta

3. Amerika Serikat
Amerika Serikat tercatat mengimpor 19,5 juta kilogram daging pada 2020 dengan nilai transaksi US$73,9 juta. Jumlah ini meningkat dibandingkan pada 2019 sebanyak 22,9 juta kilogram dengan nilai transaksi US$85,6

Pada 2018, AS mengimpor 12.306,3 daging sapi ke Indonesia dan 14.430,5 pada 2017.

4. India
India mengekspor 76,3 juta daging dengan nilai transaksi US$263,5 juta pada 2020. Angka ini menurun dibandingkan pada 2019 yang mencapai 93,9 juta kilogram dengan nilai transaksi US$309, 8 juta.

Pada 2018, India mengekspor 79,6 juta kilogram dan 45,1 juta kilogram daging pada 2017.

5. Spanyol
Spanyol mengekspor 3,9 juta kilogram daging dengan nilai transaksi US$13,3 juta pada 2020. Jumlah ini menurun dibandingkan pada 2019 yang mencapai 4,09 juta kilogram dengan nilai transaksi US$13,8 juta.

Pada 2018, Spanyol mengekspor 11,7 juta kilogram daging dan 7,4 juta pada 2017.

6. Jepang
Jepang mengekspor 15.400 kilogram daging dengan nilai transaksi US$1,08 juta pada 2020. Angka ini naik dari 2019 yaitu 13.500 dengan nilai transaksi US$721.400.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in