Copot Direktur PLN, Ini Alasan Erick Thohir

Nusantaratv.com - 06/01/2022 15:55

Erick Thohir. (Net)
Erick Thohir. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Rudy Hendra Prastowo dari posisi Direktur Energi Primer PT PLN (Persero). Ini dilakukan usai terjadi krisis batu bara di badan perusahaan setrum negara itu.

Alasan pencopotan direksi, dikarenakan PLN menghadapi krisis energi akibat kekurangan pasokan batu bara. Padahal, Indonesia merupakan salah satu penghasil batu bara dunia.

Ia mengatakan krisis itu terjadi karena direksi yang menjabat tidak punya rencana kerja untuk mengantisipasi menurunnya volume produksi.

Padahal, lanjut dia, pada Januari 2021 telah dilakukan rapat membahas potensi kekurangan SDA yang dibutuhkan untuk listrik akibat fenomena cuaca La Nina dan banjir.

"Hal-hal yang kita alami seperti ini tidak boleh terjadi lagi, kenapa? Kita negara penghasil SDA dan kalau dilihat komposisinya pun cukup aman, banyak negara yang tidak punya SDA tidak mengalami krisis energi, artinya apa? ada sesuatu yang harus kita perbaiki," ujar Erick, Kamis (6/1/2022).

Erick mengatakan posisi akan diisi oleh Hartanto Wibowo, sosok yang diklaim Erick sebagai top talent PLN yang berusia hanya 45 tahun.

"Saya baru saja menandatangani surat pergantian direktur energi premier di PLN dengan saudara Hartanto Wibowo yang merupakan top talent PLN usianya 45 tahun," beber Erick.

Erick menyampaikan bahwa dalam 1-2 hari ke depan, ia akan menugaskan Hartanto untuk segera melakukan perbaikan di PLN guna menghindari krisis energi PLN.

"Saya mengambil keputusan mengganti dan saya akan pastikan dalam 1-2 hari ke depan saudara Hartanto harus segera melakukan perbaikan-perbaikan," kata dia.

Berikut adalah susunan Direksi PLN
1. Direktur Utama: Darmawan Prasodjo
2. Direktur Perencanaan Korporat: Evy Haryadi
3. Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan: Bob Saril
4. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Sinthya Roesly
5. Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia: Yusuf Didi Setiarto
6. Direktur Energi Primer: Hartanto Wibowo
7. Direktur Mega Proyek dan EBT: Wiluyo Kusdwiharto
8. Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan: Adi Lumakso
9. Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali: Haryanto WS
10. Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara: Adi Priyanto. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in