Bayi Lahir dengan 4 Tangan dan 4 Kaki, Warga Percaya Titisan Tuhan

Nusantaratv.com - 20/01/2022 08:00

Bayi lahir dengan 4 tangan dan 4 kaki. (Daily Star)
Bayi lahir dengan 4 tangan dan 4 kaki. (Daily Star)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Seorang ibu di India melahirkan bayi dengan kondisi tubuh yang memiliki empat tangan dan empat kaki. 

Dikutip dari Daily Star, Kamis (20/1/2022), bayi tersebut saat ini masih dalam perawatan rumah sakit (RS) Sadar, India Timur. Kelahiran bayi itu mendadak viral. Kelahiran bayi itu juga disambut bahagia warga setempat. Mereka bahkan tidak mempermasalahkan ketidaknormalan bayi tersebut.

Warga setempat menilai bayi yang belum jelas jenis kelaminnya itu bisa menjadi berkah bagi warga sekitar. Warga juga meyakini bayi itu sebagai titisan Tuhan. Sebab, bayi tersebut punya keistimewaan dengan memiliki empat tangan dan empat kaki.

Ibu bayi yang baru lahir itu dibanjiri pengunjung di Rumah Sakit, sejak melahirkan pada Selasa, 17 Januari lalu. Sedangkan sang bayi telah menjadi selebriti lokal karena penampilannya yang unik dan anggota tubuhnya yang ekstra.

Rekaman video menunjukkan anak itu dikelilingi warga yang takjub saat mereka memotret anak itu dan organ mereka yang terbuka. Anak itu terlihat beristirahat di keranjang penuh seprai berwarna-warni yang diletakkan di pangkuan ibunya saat dia duduk tegak di ranjang rumah sakit.

Meskipun banyak yang percaya jika kondisi bayi tersebut terkait dengan agama, dokter telah mengkonfirmasi jika cacat lahir disebabkan oleh komplikasi kehamilan. Sebelumnya, seorang gadis berusia enam tahun menjadi terkenal karena memiliki dua hidung dan belalai di Uttar Pradesh, India utara.

Gadis bernama Lakshimi itu dicap sebagai dewa Hindu setelah penduduk setempat percaya jika anak itu adalah titisan Dewa Ganesha. Dia awalnya menyebabkan ketakutan di antara anak-anak lain yang dengan penampilannya, tetapi dia segera menjadi populer setelah belalainya diangkat melalui operasi, yang menghasilkan dua hidung.

Di festival, gadis kecil itu ditawari berbagai hadiah dan uang, dimana orang-orang bahkan memohon pada anak itu untuk mendapatkan restunya. Namun, keluarganya ingin dia menjalani kehidupan yang lebih normal tetapi telah disarankan oleh dokter untuk menunggu sampai dia beranjak remaja sehingga petugas medis dapat melihat operasi kosmetik apa yang dapat dilakukan.

Namun, dilaporkan jika keluarganya tidak mampu lagi melakukan operasi dan saat ini sedang dalam proses mencari bantuan keuangan sebelum dia tumbuh makin dewasa.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in