Arteria Dicuekin, Polisi Lebih Gubris Laporan Wanita Ngaku Anak Jenderal

Nusantaratv.com - 24/11/2021 16:49

Arteria, ibu dan perempuan yang mengaku anak jenderal TNI, saat cekcok mulut.
Arteria, ibu dan perempuan yang mengaku anak jenderal TNI, saat cekcok mulut.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Beberapa saat usai terlibat cekcok mulut dengan wanita mengaku anak jenderal TNI bintang tiga, Anggota DPR RI Arteria Dahlan membuat laporan ke polisi. Laporan dibuat ke kantor polisi sub sektor wilayah Polresta Bandara Soekarno-Hatta. 

Meski begitu, Arteria mengaku sempat tak dilayani petugas. Petugas, kata dia lebih mengutamakan wanita yang belakangan diketahui bersama mantan Komandan Kodim Jakarta Pusat (Dandim Jakpus) Brigjen M Zamroni itu. 

Pengaduan Arteria baru ditanggapi, kala dirinya mengaku Anggota DPR RI.

Atas itu, ia meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk membenahi jajarannya tersebut. 

"Saya sampai di kantor polisi, polisi diatur sama mereka semua. Nanti kamu videoin semuanya ya disuruh-suruh orang sama dia," ujar Arteria.

"Ini Pak Fadil, tolong juga ini. Saya minta tolong Bang Fadil sub sektor Bandara Terminal dua, saya enggak dikasih masuk, yang dilayani mereka itu sebelum tahu saya anggota DPR," lanjutnya.

Mengetahui hal ini, rekan Arteria di Komisi III DPR RI, Habiburokhman juga mempertanyakan perlakuan tersebut.

Ia menyesalkan sikap polisi di lokasi yang justru mengutamakan keluarga pejabat TNI.

Senada, ia pun meminta Irjen Fadil memberikan penjelasan terkait hal ini. 

"Ketika masuk ke Polres Bandara, beliau tidak dilayani dulu. Yang dilayani orang yang mengaku berpangkat itu," ujarnya kepada wartawan di kompleks parlemen, Rabu (24/11/2021). 

"Itu salah satu yang perlu kita evaluasi. Sebagai anggota Komisi III juga akan menyampaikan itu kepada Pak Kapolda itu bagaimana standarnya," lanjutnya. 

Terkait kasus itu, Arteria sendiri diagendakan polisi untuk dipanggil pada hari ini. Namun panggilan dibatalkan. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR yang menerima informasi itu, mengingatkan Arteria bahwa panggilan dirinya harus seizin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in