Ahli: Jalan Tol yang Dilalui Vanessa Angel Tak Aman

Nusantaratv.com - 05/11/2021 10:32

Mobil Vanessa Angel.
Mobil Vanessa Angel.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Artis Vanessa Angel dan suaminya tewas akibat kecelakaan di jalan tol kawasan Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021). Menurut ahli konstruksi jalan raya, Gatot Rusbintardjo, ada peran jalan tol sehingga akhirnya peristiwa itu bisa terjadi. 

Menurut dia, jalan tol di Indonesia pada umumnya tak aman. 

"Jalan tol di Indonesia tak aman," ujar Gatot, dalam keterangan tertulis, Jumat (5/11/2021). 

Penilaian ini mengacu bahan jalan tol yang bukan menggunakan aspal, tapi beton semen. 

"Mengapa jalan tol di Indonesia tidak aman? Perkerasan jalan dibuat dari perkerasan kaku yaitu dengan beton semen," kata dia. 

Gatot menjelaskan, perkerasan jalan tol dengan beton semen membuat jalan tidak mempunyai skid resistance atau kecil skid resistance-nya. Skid resistance adalah daya cengkeram ban dengan permukaan perkerasan jalan.

Kondisi ini bisa berakibat fatal, terutama saat mobil yang melintasi jalan melaju dengan kecepatan tinggi kemudian mengerem. 

"Karena skid resistennya kecil atau bahkan nol, maka apabila mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan mengerem, mobil tidak segera berhenti karena tidak ada daya cengkeram yang memadai antara ban dan permukaan perkerasan jalan," papar dosen Universitas Islam Sultan Agung ini. 

"Mobil akan meluncur cukup jauh sebelum berhenti. Sehingga sering terdengar mobil menabrak truk atau mobil lain yang ada  di depannya," imbuh Gatot. 

Ia pun mengingatkan bahwa jalan beton seperti yang ada di banyak jalan tol Indonesia, bukan untuk dilalui dengan kecepatan tinggi. Sebab hal itu sangat bisa membahayakan nyawa. 

"Taatilah rambu pembatas kecepatan. Jangan bangga dapat menempuh waktu 3,5 jam dari Semarang ke Surabaya. Tapi banggalah dapat membawa keluarga dengan selamat dari Semarang ke Surabaya walaupun harus ditempuh dalam waktu lebih dari 4,5 jam," kata dia. 

Selain itu, Gatot juga menyoroti adanya dinding pembatas beton yang tebal dan kokoh di tengah jalan tol. Akibat dari itu, jika ada mobil yang selip atau kemudinya berbelok, maka akan menabrak tembok itu dan karena kecepatannya tinggi, akibatnya fatal seperti yang dialami mobil Vanessa. 

Jalan tol yang aman, kata dia di tengah atau bagian mediannya, berupa rumput dengan lebar minimal 2 x 5 meter dan memiliki kelandaian 5%. 

"Seperti Jalan Tol Jagorawi pada awal dibuatnya. Dengan demikian jika ada sopir mengantuk atau mobil pecah ban, mobil tidak menabrak tembok beton, tetapi meluncur di atas rumput yang landai dan akhirnya berhenti dengan selamat," tandasnya. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in